Begal di Perkebunan Cikumpay Purwakarta, 4 Terduga Pelaku Diamankan Polisi

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelaku begal beserta sejumlah barang bukti diamankan Polres Purwakarta

Para pelaku begal beserta sejumlah barang bukti diamankan Polres Purwakarta

Koran Satu, Purwakarta – Kasus dugaan begal terjadi di kawasan Perkebunan Karet Cikumpay, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dan berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, dua korban sedang dalam perjalanan menuju tempat atasannya untuk menyetorkan uang hasil penjualan.

Di tengah perjalanan, korban diduga dihadang sejumlah orang. Para terduga pelaku kemudian diduga mengacungkan senjata tajam dan mengancam korban.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp8.030.000 serta dua unit telepon seluler, yakni satu unit Samsung warna hitam dan satu unit Oppo warna biru.

Empat Terduga Pelaku Ditangkap

Setelah menerima laporan, personel Satreskrim Polres Purwakarta langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran.

Hasilnya, polisi mengamankan empat orang terduga pelaku berinisial S (32), AF (23), R (25), dan IN (24). Keempatnya merupakan warga Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua handphone milik korban dan uang tunai Rp8.030.000.

Selain itu, polisi turut menyita satu celurit, satu pisau, satu unit Honda CRF, satu unit Honda PCX, empat handphone, tiga dompet, satu senjata keling, serta alat yang diduga digunakan sebagai bong.

Keempat terduga pelaku juga menjalani tes urine sebagai bagian dari proses pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan, penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku.

“Setelah menerima laporan terkait dugaan pencurian dengan kekerasan, personel langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Dalam pengungkapan ini empat orang telah diamankan bersama sejumlah barang bukti untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar I Made Purwantara, Selasa.

Baca Juga :  Lama Jadi Keluhan Warga Sukatani Purwakarta, Jalan Cimuntuk-Malangnengah Kini Mulus

Menurut dia, pendalaman masih dilakukan untuk memastikan keterlibatan masing-masing terduga pelaku berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan.

Polisi Imbau Warga Waspada Saat Bawa Uang

Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika membawa uang dalam jumlah besar dan melakukan perjalanan pada malam hari.

Ia mengatakan masyarakat sebaiknya memilih jalur yang aman dan tidak melakukan perjalanan seorang diri apabila membawa uang dalam jumlah besar.

“Masyarakat kami imbau untuk selalu waspada, memilih jalur yang aman dan tidak membawa uang dalam jumlah besar seorang diri apabila memungkinkan,” kata Tini.

Tini juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi lingkungan ketika melakukan perjalanan. Aktivitas atau keberadaan orang yang mencurigakan di lokasi sepi sebaiknya segera dilaporkan kepada kepolisian.

“Jika melihat aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi layanan Polri 110,” ujarnya.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul terjadinya dugaan perampasan terhadap korban yang sedang membawa uang hasil penjualan dan melintas di kawasan perkebunan pada dini hari.

Polisi juga meminta masyarakat yang menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana untuk segera membuat laporan agar dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, proses hukum terhadap empat terduga pelaku masih berlangsung. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan begal di Perkebunan Karet Cikumpay tersebut.

Berita Terkait

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api
Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Abaikan Hak Pekerja 11 Tahun, Manajemen Telkom Regional 1 Diduga Lakukan PHK Sepihak Secara Lisan
Gus Hilmy Dorong Pengelolaan Air Terpadu untuk Atasi Kekeringan di DIY
Lebih dari Sekadar Berwisata, Laras Triloka Mengajak Pengunjung Belajar dan Berinovasi
Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan
Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Abaikan Hak Pekerja 11 Tahun, Manajemen Telkom Regional 1 Diduga Lakukan PHK Sepihak Secara Lisan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Gus Hilmy Dorong Pengelolaan Air Terpadu untuk Atasi Kekeringan di DIY

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Lebih dari Sekadar Berwisata, Laras Triloka Mengajak Pengunjung Belajar dan Berinovasi

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB