PPK Ormawa HMJ Manajemen Undiksha Dorong POKLAHSAR Naik Kelas, dari Bisa Produksi hingga Siap Jual

Kegiatan yang dilaksanakan pada 21–22 Agustus 2026 tersebut mencakup pelatihan manajemen usaha, branding dan digital marketing, serta pelatihan packaging.

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HMJ Manajemen Undiksha melalui program SEGARAKANTI. (Foto: Dok/Ist).

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HMJ Manajemen Undiksha melalui program SEGARAKANTI. (Foto: Dok/Ist).

Koran Satu, Tejakula – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HMJ Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui program SEGARAKANTI terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat Desa Tejakula. Tidak berhenti pada kemampuan mengolah hasil perikanan, anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) kini mendapatkan penguatan dalam mengelola usaha, membangun identitas produk, hingga menyiapkan kemasan yang lebih menarik dan siap bersaing di pasar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 21–22 Agustus 2026 tersebut mencakup pelatihan manajemen usaha, branding dan digital marketing, serta pelatihan packaging. Rangkaian kegiatan dirancang sebagai tahap lanjutan setelah POKLAHSAR memperoleh keterampilan mengolah tiga produk SEGARAKANTI, yaitu stik tulang ikan, nugget ikan, dan sosis ikan.

Melalui pelatihan manajemen usaha, anggota POKLAHSAR diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan usaha secara terorganisasi. Masyarakat tidak hanya diarahkan untuk mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami bagaimana usaha tersebut dapat dikelola, dikembangkan, dan dipertahankan secara berkelanjutan.

Sementara itu, pelatihan branding dan digital marketing memberikan pemahaman kepada POKLAHSAR bahwa produk yang baik perlu memiliki identitas dan strategi komunikasi yang kuat. Peserta mulai diperkenalkan pada bagaimana membangun identitas produk serta memanfaatkan media digital sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran.

Penguatan kemudian dilanjutkan melalui pelatihan packaging. Kemasan tidak lagi dipandang sekadar sebagai pembungkus, tetapi sebagai bagian dari identitas produk sekaligus salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya tarik konsumen.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Dana BOS Kinerja: Wali Murid Desak Polres Agara Usut Pelatihan "Abal-Abal" SMPN Perisai!

Berita Terkait

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026
Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi
Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Guru Bukan Sekadar Mengajar, Dr. Asep Azis Nasser Tuangkan Refleksi Pendidikan dalam Buku Terbaru
SMPN 1 Sukatani Kembangkan Tiga Sistem Digital, Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WIB

DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB