Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

d651f3b01ac39c943b51efac861faeab

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis adalah Amrozi, Presiden Mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang. (Dok: Istimewa)

Penulis adalah Amrozi, Presiden Mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang. (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Opini – Awal bulan Yang dibuka dengan duka akibat seporsi makanan suguhan negara, selasa tanggal 1 september 2026, puluhan ambulan memenuhi PP. manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur karena diduga keracunan massal usai menyantap Makanan Bergizi Gratis, ini adalah alarm keras ribuan kalinya untuk pemerinta atas kegagalan programnya, saya sebagai Presma Univ. IBU menyatakan sikap dengan tegas hentikan total program Makan Bergizi Gratis.

Bukan dievaluasi, bukan dibenahi sedikit bukan ditunda sementara, tetapi di hentikan total sampai Negara benar-benar sanggup menjamin makanan yang sampai ke mulut anak-anak Indonesia aman untuk di konsumsi.

Kasus ini bukan insiden Tunggal, melainkan satu titik lagi dari rangkaian Panjang kegagalan yang sudah berlangsung sejak program ini di realisasikan.

Berdasarkan data dikutip dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), yang di verifikasi lewat catatan medis puskesman, RSUD. Dan rilis resmi Kesehatan di setiap daerah terdampak, akumulasi korban keracunan MBG secara nasional mencapai 40.759 korban.

Tersebar di 36 provinsi, dengan sekala besar, tidak ada lagi ruang untuk menyebut bahwa kejadian di sidoarjo sebagai kasus terisolasi, atau kelalaian satu dapur. Hal ini adalah kegagalan sistemik yang terjadi berulang kali, di berbagai porvinsi selama lebih dari satu tahuun berturut-turut dan angka korban yang makin tinggi.

Sertifikat Laik Higiene Sanitase mampukah mengatasi keracunan MBG?

Pemerintah melalui Badan Bergizi Gratis (BGN) Menyediakan Sertifikat Laik Higiene Sanitase (SLHS) sebagai legal standing dan syarat mutlkak bagi setiap dapur (SPPG) untuk beroprasi kepala BGN menegaskan status ini antara nol atau satu tanpa SLHS seharusnya dapur tidak bisa beroprasi dan di tutup secara perman.

Baca Juga :  Oknum Kaprodi S3 UIN Sumut Diduga Selingkuh dengan Staf Kampus, Istri Sah Lapor Polisi

Batas waktu pemenuhan sudah di tetapkan sejak 10 Agustus 2026, sayangnya fakta di lapangan hanya sebagai pemenuhan administrasi di atas kertas, legalitas semacam ini tidak memberi jaminan terhadap keselamatan anak bangsa

Kata pemenuhan Gizi anak bangsa tidak bisa membenarkan resiko yang telah memakan puluhan ribu korban dalam sekala nasional.

Gizi yang baik sebenernya menyehatkan badan bukan justru membawa kita ke rumah sakit akibat makan suguhan pemerintah (MBG), Langkah kongkret yang diperlukan dalam program ini, sekurang-kurangnya 6 bulan untuk proses evalusi dan controlling yang ketat sebelum bertambahnya jumlah angka korban, program yang terbukti gagal menjamin keamanannya secara nasional.

 

*) Penulis adalah Amrozi, Presiden Mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang.

Berita Terkait

Kredit Macet Tembus Puluhan Miliar, Manajemen Bank Ganesha Dituntut Buktikan Transparansi dan Mitigasi Risiko
Skandal Manipulasi Saham DSSA Digulung OJK: Sanksi Denda Rp1,5 Triliun Dijatuhkan ke Pihak Pelanggar
Mahjong di Kafe, Karawitan di Tepi: Soal Pintu Masuk, Bukan Selera
Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat
Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media
Sengketa Puluhan Miliar hingga Pencabutan Izin Tambang, Publik Tuntut Transparansi Tata Kelola Grup Astra
IHSG Anjlok Parah 8,01 Persen, Jansen Sitindaon Desak DPR Panggil Paksa BEI dan OJK
FKK Desak KPK Periksa Mantan Kepala BNPB Letjen Suharyanto Terkait Korupsi Dana Siap Pakai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kredit Macet Tembus Puluhan Miliar, Manajemen Bank Ganesha Dituntut Buktikan Transparansi dan Mitigasi Risiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Skandal Manipulasi Saham DSSA Digulung OJK: Sanksi Denda Rp1,5 Triliun Dijatuhkan ke Pihak Pelanggar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Mahjong di Kafe, Karawitan di Tepi: Soal Pintu Masuk, Bukan Selera

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB