CPU AMD EPYC Perkuat Infrastruktur Agentic AI

Generasi terbaru AMD EPYC dirancang untuk menangani beragam beban kerja, mulai dari enterprise dan cloud hingga AI dan komputasi berkinerja tinggi

IMG-20260809-WA0028

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AMD-EPYC-9006-02

AMD-EPYC-9006-02

JAKARTA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini memasuki fase baru melalui konsep agentic AI, yaitu sistem yang mampu menjalankan serangkaian tugas secara otomatis, mulai dari mencari informasi, memanggil aplikasi, mengeksekusi kode, hingga menghasilkan jawaban.

Perubahan tersebut membuat kebutuhan infrastruktur komputasi ikut bergeser. Jika sebelumnya perusahaan lebih berfokus pada kapasitas untuk melatih model AI (training), kini kebutuhan komputasi untuk proses inference dan alur kerja berbasis agent menjadi semakin penting.

Dalam sistem agentic AI, satu permintaan pengguna dapat memicu berbagai proses secara bersamaan. Kondisi ini menciptakan kebutuhan komputasi yang dinamis, sehingga infrastruktur harus mampu beradaptasi dengan berbagai jenis beban kerja.

AMD menilai fleksibilitas kini menjadi faktor utama dalam membangun infrastruktur AI modern. Hal ini mencakup seluruh lapisan teknologi, termasuk prosesor yang menjadi fondasi utama sistem.

CPU server AMD EPYC 9006 Series hadir sebagai bagian dari portofolio solusi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari AI, komputasi awan (cloud), enterprise, high-performance computing (HPC), hingga komputasi umum.

AMD juga memperkenalkan hasil evaluasi terhadap prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 berkode nama “Venice”. Pengujian dilakukan pada berbagai skenario penggunaan, seperti aplikasi enterprise, layanan cloud-native, AI, dan komputasi berkinerja tinggi.

Berdasarkan pengujian SPECrate 2026 Integer, CPU AMD EPYC 9996 mencatat performa per inti hingga 1,2 kali lebih tinggi dibanding platform berbasis NVIDIA Vera, serta performa tingkat platform hingga 2,24 kali lebih tinggi.

Pada pengujian beban kerja enterprise dan cloud-native, termasuk Java server, OpenSSL, MongoDB, Redis, NGINX, dan sistem pemrosesan transaksi, AMD melaporkan peningkatan performa antara 2,4 kali hingga 3,7 kali.

Sementara itu, dibandingkan prosesor Intel Xeon 6980P, AMD EPYC 9996 disebut mampu memberikan peningkatan performa 1,8 kali hingga 3,13 kali pada aplikasi molecular dynamics, pemodelan material, dan prakiraan cuaca.

Baca Juga :  Industri Kemasan Indonesia Makin Menjanjikan, ALLPack Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara

AMD menjelaskan bahwa kombinasi performa per inti yang tinggi dan jumlah inti yang besar memungkinkan pelanggan mengoptimalkan kebutuhan komputasi tanpa harus menggunakan pendekatan yang sama untuk seluruh sistem.

Prosesor “Venice” sendiri merupakan bagian dari empat keluarga prosesor AMD yang dibangun di atas fondasi perangkat lunak yang sama, mulai dari kebutuhan komputasi di edge dengan delapan inti hingga sistem AI berskala rack dengan 256 inti.

Saat ini, prosesor AMD EPYC Generasi ke-6 telah memasuki tahap produksi. Platform dari berbagai mitra OEM juga dijadwalkan mulai tersedia, sementara penyedia layanan cloud global diperkirakan akan mulai mengadopsinya pada akhir tahun ini.

Seiring berkembangnya agentic AI, kebutuhan akan infrastruktur komputasi diperkirakan akan semakin beragam. Karena itu, fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan teknologi AI di masa depan.

Penulis : Didit Putra Erlangga

Sumber Berita: Blog AMD

Berita Terkait

Xiaomi Vision GT Resmi Masuk Gran Turismo 7, Hadirkan Pengalaman Baru Mobil Listrik
Industri Kemasan Indonesia Makin Menjanjikan, ALLPack Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara
Dua Pekan Jelang Jakarta Running Festival 2026, Pelari Perlu Fokus pada Recovery Dibantu Ekosistem Samsung Galaxy
ALLPrint Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Teknologi Percetakan dari Berbagai Negara
Resmi Meluncur di Indonesia, Erajaya Buka Pemesanan iPhone 18 Pro Lewat Jaringan iBox
JJK Modulo Read Online: Cara Aman & Nyaman Membaca Manga
Sumatra Cheat: Risiko, Fakta, dan Dampaknya di Game Online
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Xiaomi Vision GT Resmi Masuk Gran Turismo 7, Hadirkan Pengalaman Baru Mobil Listrik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Industri Kemasan Indonesia Makin Menjanjikan, ALLPack Hadirkan 1.600 Peserta dari 42 Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Dua Pekan Jelang Jakarta Running Festival 2026, Pelari Perlu Fokus pada Recovery Dibantu Ekosistem Samsung Galaxy

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:00 WIB

CPU AMD EPYC Perkuat Infrastruktur Agentic AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:25 WIB

ALLPrint Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Teknologi Percetakan dari Berbagai Negara

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB