4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Paud se-Kota Cilegon dikumpulkan.

Bunda Paud se-Kota Cilegon dikumpulkan.

Koransatu.co, CILEGON – Sebanyak 4.700 anak usia 5–6 tahun di Kota Cilegon belum mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD). Untuk menjangkau ribuan anak tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon mengerahkan Bunda PAUD tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk turun langsung melakukan pendataan bersama kader di lingkungan masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dari program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, yang menjadi bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengatakan pendataan langsung diperlukan agar pemerintah mengetahui kondisi riil anak-anak yang belum memperoleh layanan prasekolah. Karena itu, peran Bunda PAUD dan kader di tingkat wilayah dinilai penting untuk menjangkau keluarga yang belum menyekolahkan anaknya ke PAUD.

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan silaturahmi dan coffee morning bersama pengurus Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan se-Kota Cilegon, Rabu (7/10/2026).

“Kita mengajak untuk menyukseskan program satu tahun belajar di PAUD atau prasekolah,” ujar Heni.

Menurut Heni, pendidikan prasekolah merupakan tahapan penting sebelum anak memasuki sekolah dasar. Anak usia 5–6 tahun perlu mendapatkan kesempatan belajar melalui PAUD, baik jalur formal maupun nonformal, sebagai fondasi bagi perkembangan dan kesiapan mereka mengikuti pendidikan selanjutnya.

“Satu tahunnya adalah di PAUD, baik formal maupun nonformal,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), masih terdapat 4.700 anak usia 5–6 tahun di Kota Cilegon yang belum terlayani pendidikan prasekolah. Angka tersebut menjadi perhatian Dindikbud agar pelaksanaan program wajib belajar satu tahun prasekolah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menjangkau anak yang membutuhkan.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak

“Menurut data BPMP, ada 4.700 anak usia 5–6 tahun yang belum terlayani,” kata Heni.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Bunda PAUD di tingkat kelurahan diminta menggandeng kader setempat untuk mendata sekaligus memvalidasi keberadaan anak-anak yang belum masuk PAUD. Pendataan diharapkan dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai kebutuhan layanan pendidikan prasekolah di setiap wilayah.

“Bunda PAUD kelurahan nanti merangkul kader-kader untuk pendataan ini,” tambahnya.

Dari sisi ketersediaan fasilitas, Kota Cilegon saat ini memiliki 309 lembaga PAUD, baik formal maupun nonformal. Menurut Heni, keberadaan ratusan lembaga tersebut menjadi modal untuk memperluas akses pendidikan prasekolah bagi anak-anak yang belum terlayani.

“Cilegon ini punya 309 PAUD, formal dan nonformal. Itu sangat bisa menampung,” tuturnya.

Heni pun mengajak para orang tua agar tidak melewatkan masa penting tumbuh kembang anak dengan memberikan akses pendidikan sejak usia dini. Ia menegaskan, usia 5–6 tahun merupakan bagian dari masa golden age yang perlu dioptimalkan sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.

“Usia 5–6 tahun itu masa golden age. Ayo bersama-sama daftarkan di PAUD,” pungkasnya.

Dengan pendataan hingga tingkat kelurahan, Dindikbud Cilegon berharap ribuan anak yang belum terlayani dapat teridentifikasi dan memperoleh akses pendidikan prasekolah. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan lembaga, tetapi juga pada keterlibatan pemerintah, kader, dan orang tua untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan belajar sejak dini.

 

Berita Terkait

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api
Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga
Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional
DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026
Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi
Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027
PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WIB

DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB