Koransatu, Jakarta – Aktris Titi Kamal membagikan cerita tak terduga tentang anaknya yang mendadak takut tidur setelah mendengar kisah boneka menyeramkan dalam film terbarunya, The Doll Ghawiah. Pengalaman tersebut membuat Titi menyadari bahwa cerita horor yang berkaitan dengan pekerjaannya ternyata bisa ikut memengaruhi suasana di rumah.
Dalam film garapan Hitmaker Studios itu, Titi memerankan karakter Evi, seorang ibu yang harus menghadapi teror misterius setelah keluarganya pindah ke Bandung.
Cerita berpusat pada Arya (Darius Sinathrya) dan Evi yang memutuskan membawa kedua anak mereka, Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane), untuk memulai kehidupan baru di kawasan Babakan Siliwangi. Keputusan tersebut diambil setelah keluarga mereka mengalami kebangkrutan.
Sayangnya, kehidupan baru yang diharapkan membawa ketenangan justru berubah mencekam. Semua bermula ketika Nala mendapatkan boneka misterius bernama Ghawiah dari seorang anak yang ditemuinya di tengah hutan.
Nama Ghawiah memiliki arti ‘tersesat’. Boneka tersebut kemudian menjadi awal munculnya berbagai kejadian aneh yang mengganggu kehidupan keluarga Arya dan Evi.
Di tengah pembicaraan mengenai film tersebut, Titi mengungkapkan anaknya sempat menangis dan tidak berani tidur. Ia baru mengetahui penyebabnya setelah suaminya, Christian Sugiono menceritakan sesuatu kepadanya.
“Aku baru ingat fun fact. Anak aku dari kemarin nangis enggak berani tidur. Baru bisa tidur jam 1 pagi,” ucap Titi Kamal saat penayangan eksklusif The Doll Ghawiah di studio IMAX di Agora Mal Jakarta pada Minggu (18/10/2026).
Titi kemudian menjelaskan Christian Sugiono bercerita kepadanya tentang kemungkinan penyebab anak mereka merasa ketakutan. Boneka Ghawiah yang berkaitan dengan film tersebut diduga terus terbayang dalam pikiran sang anak.
“Ternyata Tian tadi pagi cerita sama aku. Kan aku bonekanya dapat tuh dari mesin itu, kayaknya dia kepikiran boneka Ghawiah. Jadi dia baru bisa tidur jam 1. Terus ketakutan sendiri,” kata Titi Kamal.

Cerita Titi itu pun mengundang tanggapan dari produser The Doll Ghawiah, Rocky Soraya. Ia justru menceritakan pengalaman berbeda mengenai anaknya yang terbiasa tidur bersama boneka tersebut.
“Kalau anak saya tidurnya sama boneka Ghawiah, dia minta besar. Karena bapaknya suka bikin film horor, makanya suka horor-horor,” kata produser The Doll Ghawiah, Rocky Soraya.
Mendengar cerita tersebut, Titi langsung melontarkan candaan. Ia berharap anaknya bisa berkenalan dengan anak Rocky Soraya agar keduanya bisa bermain bersama boneka yang menjadi bagian dari film horor itu.
“Kayaknya anak aku harus kenalan sama anak kamu, biar bisa main boneka Ghawiah bareng.” pungkas Titi Kamal.
Di sisi lain, The Doll Ghawiah juga mencatatkan langkah baru bagi Hitmaker Studios. Film horor ini dijadwalkan tayang di 18 layar IMAX di seluruh Indonesia mulai 29 Oktober 2026.
Penayangan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Hitmaker Studios membawa film horornya ke format layar premium IMAX. Kehadiran film ini diharapkan memberikan pengalaman menonton yang berbeda bagi penonton, terutama lewat tampilan visual dan suasana mencekam yang terasa lebih intens di layar lebar.








Komentar