Tak Hanya Berdayakan Ekonomi, PNM Tanam 500 Pohon demi Kelestarian Alam

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penanaman 500 bibit pohon beringin oleh PNM bersama Pemerintah Desa Pasanggrahan dan masyarakat dalam rangkaian 7 SUMMIT 2026 di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan penanaman 500 bibit pohon beringin oleh PNM bersama Pemerintah Desa Pasanggrahan dan masyarakat dalam rangkaian 7 SUMMIT 2026 di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/10/2026).

Koran Satu, Purwakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero, menanam 500 bibit pohon beringin di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian 7 SUMMIT 2026 ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan alam.

Mengusung tema “Tumbuh Melampaui Batas, Berdaya Berdampak, Memeluk Semesta”, kegiatan penghijauan tersebut melibatkan jajaran PNM, pemerintah desa, tokoh masyarakat, nasabah PNM Mekaar, serta unsur TNI-Polri. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PNM Kantor Pusat, Dede Widasmara, Ikbal Nurman Sani, Diki Darmawan, dan Umi Afilda Anwar. Turut hadir Manager Regional Mekaar PNM Cabang Subang, Siti Aminah, bersama Kepala Desa Pasanggrahan, Olan.

Sejumlah perwakilan PNM lainnya yang terlibat di antaranya PHCS Farouq, PIC PKU Sinta dan Caca, PIC TJSL Dian, AOV Annisah, PIC ACR Dani, Driver Cabang Refo, serta SAO Mekaar Plered 2, Fitri. Kegiatan ini juga melibatkan lima tokoh masyarakat, lima nasabah Mekaar Plered 2, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Pasanggrahan.

Kepala Desa Pasanggrahan, Olan, menyambut positif pelaksanaan kegiatan penghijauan tersebut. Ia menilai keterlibatan PNM menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan di wilayahnya.

“Kami menyambut baik kegiatan penanaman 500 bibit pohon yang dilaksanakan PNM di Desa Pasanggrahan. Kami mengapresiasi kepedulian PNM terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Olan.

Menurutnya, keberhasilan program penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang ditanam. Perawatan secara berkelanjutan menjadi faktor penting agar pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Karena itu, Olan mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam. Menurutnya, kesadaran dan keterlibatan warga sangat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif merawat bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Diperlukan kesadaran serta kerja sama semua pihak untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Manager Regional Mekaar PNM Cabang Subang, Siti Aminah, menjelaskan bahwa penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM untuk memperluas kontribusi sosial dan lingkungan melalui rangkaian 7 SUMMIT 2026.

Menurut Siti, pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi nasabah, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendorong kepedulian sosial serta pelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang tidak terbatas pada pendampingan usaha dan penguatan ekonomi nasabah, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema “Tumbuh Melampaui Batas” merepresentasikan semangat untuk terus berkembang dan menghadirkan manfaat yang lebih luas. Adapun “Berdaya Berdampak” menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat, sedangkan “Memeluk Semesta” mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.

Siti berharap penanaman 500 bibit pohon beringin di Desa Pasanggrahan dapat menjadi awal dari upaya penghijauan yang berkelanjutan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemeliharaan dan pemantauan secara konsisten dinilai penting agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Melalui rangkaian 7 SUMMIT 2026, kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh. Pemberdayaan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian alam agar manfaatnya dapat dirasakan saat ini maupun oleh generasi mendatang,” kata Siti.

Baca Juga :  Bagaimana YBM PLN Bikin Anak Yatim Tomohon Tidak Tertinggal di Tahun Ajaran Baru

Penanaman 500 bibit pohon beringin ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara PNM, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Keberhasilan program tersebut selanjutnya akan bergantung pada komitmen bersama dalam merawat dan memantau pertumbuhan pohon agar manfaat penghijauan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun kepedulian lingkungan sekaligus mewariskan alam yang lebih lestari bagi generasi mendatang. ***

Berita Terkait

FKK Soroti Program “Gratispol” Kaltim: Bantuan Mahasiswa Dinilai Minim, Anggaran BBM Pejabat Justru Fantastis
Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api
Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Abaikan Hak Pekerja 11 Tahun, Manajemen Telkom Regional 1 Diduga Lakukan PHK Sepihak Secara Lisan
Gus Hilmy Dorong Pengelolaan Air Terpadu untuk Atasi Kekeringan di DIY
Lebih dari Sekadar Berwisata, Laras Triloka Mengajak Pengunjung Belajar dan Berinovasi
Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Tak Hanya Berdayakan Ekonomi, PNM Tanam 500 Pohon demi Kelestarian Alam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:26 WIB

FKK Soroti Program “Gratispol” Kaltim: Bantuan Mahasiswa Dinilai Minim, Anggaran BBM Pejabat Justru Fantastis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Lansia 80 Tahun Asal Pamekasan Dilaporkan Hilang Sejak Senin Pagi, Keluarga Minta Bantuan Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan

Berita Terbaru