Resmi Dipolisikan, Oknum Mahasiswa Unisma Hadapi Laporan Dugaan Pelecehan 9 Korban

Diduga Lecehkan Sembilan Korban, Oknum Mahasiswa Unisma Dilaporkan ke Polresta Malang

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Korban Pelecehan Seksual. (Gambar: Istimewa).

Ilustrasi Korban Pelecehan Seksual. (Gambar: Istimewa).

Koran Satu, Malang – Oknum mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) berinisial APP resmi berurusan dengan aparat penegak hukum. Sejumlah mahasiswa yang mewakili para korban melaporkan APP ke Polresta Malang atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual berupa pelecehan nonfisik yang menyasar sedikitnya sembilan orang korban.

Pihak pelapor, Muhammad Rizqi Fadilah dan Siti Alisya, mengajukan berkas Pengaduan Masyarakat (Dumas) tersebut sejak 9 Juli 2026. Aparat kepolisian bergerak cepat dengan melimpahkan berkas beserta bukti pendukung kepada tim penyidik pada 13 Juli 2026 guna penelaahan mendalam. Hingga kini, para pelapor dan korban masih menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak berwajib.

Dokumen pengaduan mencatat tindakan APP diduga bermula dari interaksi akademik dan pertemanan melalui media elektronik. Secara bertahap, terduga pelaku mengarahkan percakapan secara sepihak ke arah bermuatan seksual yang tidak diinginkan oleh para korban. Dari sembilan korban yang teridentifikasi, tiga di antaranya telah bertindak sebagai pengadu utama.

Tragisnya, satu korban diketahui masih berstatus sebagai anak di bawah umur. Kondisi ini mendorong Rizqi dan Alisya untuk segera berkoordinasi dengan lembaga perlindungan terkait demi menjamin pendampingan hukum dan psikologis korban.

“Langkah membawa perkara ini ke ranah pidana juga mendapat dukungan dari Kepala Program Studi Ilmu Hukum Unisma, Hisbul Luthfi Ashsyarofi,” ujar Rizqi saat memberikan keterangan kepada awak media.

Keputusan melapor langsung ke korps baju cokelat ini sekaligus merefleksikan keraguan mahasiswa terhadap efektivitas kinerja Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unisma.

Para pelapor menilai mekanisme internal kampus belum sepenuhnya transparan dan belum mampu memberikan jaminan ruang aman bagi para korban yang ingin bersuara. Kasus ini kini sepenuhnya berada di tangan penyidik Satreskrim Polresta Malang.

Baca Juga :  Diduga Terseret Aliran Dana Bedah Rumah Rp26 Miliar, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa Abrari Abe

Berita Terkait

Pelepah Pisang Jadi Bahan Belajar Sains dan Teks Prosedur di SMPN 1 Sukatani Purwakarta, Terapkan TdBA dan Team Teaching
Mahasiswa UNJ Kembangkan PsyCare, Chatbot AI untuk Perkuat Layanan BK dan Pendampingan Siswa
PPK Ormawa HMJ Manajemen Undiksha Dorong POKLAHSAR Naik Kelas, dari Bisa Produksi hingga Siap Jual
Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan
Inovasi Camilan Sehat Snack Bar terbuat dari Sagu-Kelor untuk cegah Stunting pada Anak
Dorong Organisasi Solid, Moh Nurisul Anwar Bagikan Formulasi Manajerial di UKMKI ABM
Dewan Pembina UKMKI ABM Gelar DIKRUS 2026, Asah Nilai Ke-Islam-an dan Penguatan Kepemimpinan Organisasi
Buntut OTT Rektor Unsoed, Mahasiswa Desak KPK Tindak Tegas Rektor USU Muryanto Amin

1 Komentar

  • 📅 Transfer to you. SIGN IN >>> graph.org/BALANCE-36824-US-DOLLARS-04-24?hs=f25d8b5674c1460a126e89d8a1ea4595& berkata:

    puvqrs

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:16 WIB

Pelepah Pisang Jadi Bahan Belajar Sains dan Teks Prosedur di SMPN 1 Sukatani Purwakarta, Terapkan TdBA dan Team Teaching

Kamis, 10 September 2026 - 22:06 WIB

Mahasiswa UNJ Kembangkan PsyCare, Chatbot AI untuk Perkuat Layanan BK dan Pendampingan Siswa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:54 WIB

PPK Ormawa HMJ Manajemen Undiksha Dorong POKLAHSAR Naik Kelas, dari Bisa Produksi hingga Siap Jual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Inovasi Camilan Sehat Snack Bar terbuat dari Sagu-Kelor untuk cegah Stunting pada Anak

Berita Terbaru