Koransatu.co, SERANG — Kemajuan madrasah membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami dunia pendidikan, tetapi juga mampu mengelola lembaga secara profesional, membangun tata kelola yang baik, dan memastikan program pendidikan berjalan secara terarah.
Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan tersebut dilakukan melalui kegiatan manajemen madrasah yang diikuti sekitar 270 kepala madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Serang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tiga malam, pada 19–21 Oktober 2026, Green Fores Hotel Bogor ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kepala madrasah dalam menghadapi tantangan pengelolaan lembaga pendidikan yang semakin kompleks.
Ketua Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Serang, Ahmad Fathullah menjelaskan, peningkatan kemampuan manajerial kepala madrasah merupakan salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi profesionalisme dan kualitas kepemimpinan kepala-kepala madrasah RA, MI, MTs, dan MA dalam mengelola dan memajukan madrasah,” kata Ahmad Fathullah kepada koransatu.co, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurutnya, kepala madrasah mempunyai tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan lembaga berjalan dengan baik. Tanggung jawab tersebut mencakup perencanaan program, pengelolaan administrasi, pengembangan sumber daya, hingga upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Karena itu, kata dia, kompetensi manajerial perlu terus diperkuat agar kepala madrasah mampu menjalankan fungsi kepemimpinannya secara efektif dan bertanggung jawab.
Ahmad Fathullah berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk memperbaiki sistem pengelolaan lembaga masing-masing, terutama dalam hal administrasi dan tata kelola organisasi.
“Harapan kami, kepala-kepala madrasah bisa meningkatkan kompetensi manajerial dan memperkuat tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menilai, administrasi yang tertib dan transparan merupakan bagian penting dari pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional. Dengan tata kelola yang baik, pelaksanaan program madrasah diharapkan lebih terukur, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan yang melibatkan kepala madrasah dari empat jenjang pendidikan tersebut juga diharapkan mendorong kesadaran bahwa kualitas kepemimpinan memiliki kaitan erat dengan perkembangan lembaga dan mutu layanan pendidikan.
Bagi PGMI Kabupaten Serang,kata dia, peningkatan kompetensi kepala madrasah merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan madrasah yang semakin berkualitas. Kepala madrasah diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga memberikan perubahan positif bagi lingkungan pendidikan yang dipimpinnya.
“Dengan kepemimpinan yang kuat, manajemen yang profesional, dan administrasi yang akuntabel, madrasah diharapkan semakin mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam,” pungkasnya.*








Komentar