Koransatu, Jakarta – ALLPrint Indonesia 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Oktober 2026. Pameran ini mempertemukan berbagai pelaku industri percetakan dan grafika, mulai dari produsen, distributor, supplier, hingga penyedia teknologi.
Sekitar 400 peserta ikut ambil bagian dalam pameran tersebut, termasuk 20 UMKM. Peserta berasal dari lebih dari 10 negara, seperti Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan.
Berbagai teknologi yang berkaitan dengan industri percetakan ditampilkan dalam pameran ini. Mulai dari mesin percetakan, peralatan produksi, bahan baku, hingga teknologi digital yang digunakan untuk mendukung proses produksi.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan perkembangan industri percetakan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan produk cetak, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mengadopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, fleksibilitas, dan daya saing.
“Perkembangan teknologi membawa perubahan pada cara industri percetakan menjalankan proses produksi dan memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Daud D. Salim.
“Melalui ALLPrint Indonesia, kami mempertemukan pelaku industri dengan teknologi dan solusi yang dapat mereka lihat serta evaluasi secara langsung, sekaligus membuka peluang untuk membangun koneksi dan kerja sama bisnis. Kehadiran peserta dari berbagai negara juga memperlihatkan semakin luasnya ekosistem industri yang terlibat dalam perkembangan teknologi percetakan dan grafika di Indonesia,” tambahnya.
Pameran ini juga digelar bersamaan dengan sejumlah pameran lain, yakni Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia.
Rangkaian pameran tersebut mencakup sejumlah bidang yang masih berkaitan dengan industri percetakan, seperti advertising dan signage, digital printing, textile printing, packaging, hingga label.
Pengunjung juga bisa melihat secara langsung demonstrasi mesin dan teknologi yang ditampilkan para peserta. Selain itu, terdapat kesempatan untuk berdiskusi dengan perwakilan perusahaan maupun tenaga ahli mengenai perkembangan teknologi dan kebutuhan produksi.
Tak hanya pameran, ALLPrint Indonesia 2026 turut menghadirkan sejumlah seminar dan forum yang membahas perkembangan industri percetakan, grafika, dan packaging.
Beberapa topik yang dibahas antara lain “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing”, “The Future of Carton Manufacturing: Smart Machines, Smart Solutions”, serta perkembangan single pass technology untuk digital printing di Indonesia.
MUNAS Asosiasi PPGI juga menjadi bagian dari rangkaian acara dengan mengangkat tema “Industri Percetakan Memasuki Era Pengadaan Barang dan Jasa Digital”.
Sementara itu, sektor packaging dibahas melalui sejumlah topik, seperti Food Safety Packaging, Proofing vs Mock Up Proof, serta “Halal Certification and Packaging is Must”.
Pembahasan mengenai bisnis dan kreativitas juga turut mengisi agenda pameran. Asosiasi PRINTRIDI menghadirkan tema “Perkawinan antara 2D dan 3D”, sementara Strategic Forum AMLI 2026 membahas sejumlah perkembangan industri.
Ada pula sesi “Dari Spanduk ke Layar Digital: Peluang Omset Baru untuk Pengusaha Percetakan” dan “How to Increase Productivity and Quality in Flexo Printing”.
Kementerian Ekonomi Kreatif turut mengisi rangkaian acara melalui seminar “Jadi ZINE!”, sedangkan Universitas Trisakti menghadirkan Creative Lino Stamp Workshop.
Dari sisi bisnis, terdapat pula program Business Matching dan Hosted Buyer yang mempertemukan peserta pameran dengan calon buyer serta pelaku industri. Pertemuan tersebut memberi ruang bagi para pelaku usaha untuk berdiskusi mengenai kebutuhan dan kemungkinan kerja sama.
Melalui berbagai rangkaian acara tersebut, ALLPrint Indonesia 2026 tidak hanya menampilkan perkembangan teknologi percetakan, tetapi juga menjadi tempat bertemunya pelaku industri dari berbagai bidang.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat melihat perkembangan teknologi yang digunakan dalam percetakan, digital printing, textile printing, packaging, label, signage, hingga sektor grafika lainnya.
Pameran ALLPrint Indonesia 2026 masih berlangsung hingga 10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.








Komentar