Mahfud MD Ungkap Alasan Pergantian Kapolri Diumumkan Mendadak, Sebut Peran Penting Sufmi Dasco Ahmad

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Suyudi Ario Seto & Sufmi Dasco (Gambar: Istimewa)

Kapolri Suyudi Ario Seto & Sufmi Dasco (Gambar: Istimewa)

Koransatu, Jakarta – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD membeberkan analisis mendalam di balik proses pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Menurutnya, pengumuman pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara tersebut sengaja dilakukan secara mendadak untuk menghindari adanya upaya penjegalan dari pihak-pihak tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud dalam sebuah diskusi di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (7/10/2026).

Mahfud secara khusus menyoroti peran Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam mengawal jalannya proses transisi kepemimpinan tersebut agar berjalan mulus tanpa hambatan politik.

“Itu tiba-tiba diumumkan karena kalau diberitahu sebelumnya ada yang mengganjal lagi dan yang mengamankan nampaknya Dasco,” ujar Mahfud dalam tayangan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa wacana atau upaya pergantian Kapolri di masa lalu kerap menemui jalan terjal akibat intervensi kekuatan politik tertentu yang berada di sekitar lingkaran kekuasaan sebelumnya.

Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Penataan Internal Polri

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026. Suyudi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang kemudian mendapat penugasan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Transisi kepemimpinan ini langsung diikuti oleh perombakan besar-besaran di tubuh internal Polri. Tepat sehari setelah Suyudi menjabat, institusi kepolisian langsung menerbitkan kebijakan mutasi dan rotasi yang menyasar 88 perwira tinggi (pati) serta perwira menengah (pamen).

Mahfud menilai langkah tersebut sebagai bagian dari konsolidasi dan penataan ulang kekuatan di internal Polri.

Terkait penempatan Listyo Sigit di Kantor Staf Presiden, Mahfud memandangnya sebagai langkah strategis untuk menarik figur penting dari struktur kepolisian ke dalam lingkaran eksekutif pemerintahan.

Baca Juga :  Potret Nyata Indonesia di Mata Asing: Peluang Ekonomi dan Budaya

Kendati demikian, analisis Mahfud mengenai adanya unsur intervensi politik maupun motif di balik pergeseran jabatan tersebut merupakan pandangan pribadinya.

Sementara itu, pihak Markas Besar Polri secara resmi menyatakan bahwa mutasi dan rotasi 88 pati serta pamen merupakan bagian dari dinamika organisasi biasa, pembinaan karier personel, serta upaya penyegaran tugas-tugas kepolisian secara profesional.

Berita Terkait

Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat
Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media
Sengketa Puluhan Miliar hingga Pencabutan Izin Tambang, Publik Tuntut Transparansi Tata Kelola Grup Astra
IHSG Anjlok Parah 8,01 Persen, Jansen Sitindaon Desak DPR Panggil Paksa BEI dan OJK
FKK Desak KPK Periksa Mantan Kepala BNPB Letjen Suharyanto Terkait Korupsi Dana Siap Pakai
218 Ribu Peluang Kerja PMI Terbuang, Visi Menteri Tak Cukup Tanpa Eksekusi
Kisah Rizal Priyaga, Turun Berat Badan 23 Kg hingga Finis Full Marathon 2026
Dugaan Pendanaan Fiktif & Bengkak Biaya Rp1,5 Triliun, FKK Desak Kejagung Seret Petinggi CMNP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sengketa Puluhan Miliar hingga Pencabutan Izin Tambang, Publik Tuntut Transparansi Tata Kelola Grup Astra

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

IHSG Anjlok Parah 8,01 Persen, Jansen Sitindaon Desak DPR Panggil Paksa BEI dan OJK

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

FKK Desak KPK Periksa Mantan Kepala BNPB Letjen Suharyanto Terkait Korupsi Dana Siap Pakai

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB