Pesan Bunda Santri di PPSN VI: Rawat Budaya, Bangun Kemandirian Pesantren

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koransatu, Malang — Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI, Dr. Hj. Helmi Halimatul Udhma, M.Si., resmi membuka gelaran Bazar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI di Pondok Pesantren An-Nur, Malang, Kamis (1/10/2026). Hadir dalam kapasitasnya sebagai Bunda Santri Indonesia, ia menitipkan dua pesan krusial bagi ribuan peserta: menjaga jati diri lewat budaya dan membangun kemandirian lewat kekuatan ekonomi.

Menyapa para peserta yang kompak mengenakan ragam pakaian adat Nusantara, Helmi mengingatkan bahwa busana tradisional bukanlah sekadar kostum seremonial untuk ajang pamer.

“Di dalamnya ada doa, ada filosofi, ada jati diri para leluhur kita. Santri pramuka harus tahu maknanya. Kalau ditanya orang, kalian harus bisa menjelaskan, bukan sekadar memakainya,” tegas Helmi. Ia menambahkan, pemahaman budaya lokal yang kuat adalah tameng bagi santri agar tidak mudah tercerabut oleh derasnya arus zaman, sekaligus bukti bahwa keberagaman justru mengikat persatuan dari Sabang sampai Merauke.

Selain penguatan karakter budaya, Helmi menyoroti pentingnya kebangkitan ekonomi pesantren melalui bazar PPSN VI. Ia menekankan bahwa deretan stan yang memamerkan karya santri dan produk warga sekitar ini bukanlah sekadar acara pelengkap perkemahan.

“Bazar ini adalah ruang belajar sekaligus ruang berdaya. Santri belajar berwirausaha, pesantren memperkenalkan produk unggulannya, dan masyarakat sekitar ikut merasakan manfaatnya. Ketika ribuan peserta berbelanja di sini, perputaran uang terjadi di ekonomi lokal. Inilah keberkahan yang ingin kita tumbuhkan,” paparnya.

Kemandirian ekonomi ini, lanjut Helmi, akan menjadi modal sosial besar bagi pesantren untuk memperkuat tiga fungsi utamanya: pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Sebuah pesantren yang mandiri secara ekonomi diyakini akan tumbuh menjadi institusi yang kuat dan berdampak luas.

Baca Juga :  Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Seusai prosesi pembukaan, Bunda Santri langsung berkeliling meninjau sejumlah stan UMKM dan berdialog santai dengan para santri pelaku usaha. Ia terus memotivasi mereka untuk berani berinovasi, meningkatkan kualitas kemasan, serta merambah pasar digital agar produk pesantren naik kelas.

Ajang perkemahan nasional PPSN VI sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 6 Oktober 2026. Selain pameran dan bazar, para santri juga dijadwalkan mengikuti berbagai lomba kepramukaan, pentas seni budaya, dan program pengembangan karakter.

Berita Terkait

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan
Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total
Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg
Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak
APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura
Semarak HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Nikah Massal Gratis, Bantu Pasangan Wujudkan Pernikahan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:50 WIB

APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura

Berita Terbaru