SMPN 1 Sukatani Kembangkan Tiga Sistem Digital, Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan dashboard layanan digital SMPN 1 Sukatani, Kabupaten Purwakarta, sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.

Tampilan dashboard layanan digital SMPN 1 Sukatani, Kabupaten Purwakarta, sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.

Koran Satu, Purwakarta – SMP Negeri 1 Sukatani, Kabupaten Purwakarta, mengembangkan tiga sistem informasi digital untuk meningkatkan efektivitas tata kelola sekolah dan kualitas pelayanan pendidikan. Ketiga sistem tersebut meliputi SI SURAT, SI DURU, dan SI KASIH yang masing-masing mendukung pengelolaan administrasi, pemantauan kehadiran guru, serta pengawasan kehadiran siswa.

Kepala SMPN 1 Sukatani, H. Patoni, mengatakan pengembangan sistem informasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun manajemen sekolah yang tertib, efektif, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi.

Inovasi tersebut berlandaskan prinsip pengembangan sekolah yang digagasnya, yakni Kelola Administrasi, Kembangkan Kompetensi Guru, dan Kuatkan Karakter Murid (KA 2KG 2KM).

“Transformasi digital melalui SI SURAT, SI DURU, dan SI KASIH merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun tata kelola sekolah yang lebih efektif, tertib, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan administrasi berjalan dengan baik, pelaksanaan tugas guru terpantau, serta kehadiran siswa dapat dipantau secara berkelanjutan,” ujar Patoni. Selasa (13/10/26)

Ia menjelaskan, SI SURAT digunakan untuk mencatat dan mengelola surat masuk maupun keluar, mulai dari nomor dan tanggal surat, perihal, hingga tindak lanjut. Sistem ini diharapkan mempermudah penelusuran dokumen, mempercepat pelayanan administrasi, dan mendukung pengambilan keputusan kepala sekolah.

Sementara itu, SI DURU berfungsi mencatat kehadiran guru, jumlah jam mengajar, kelas yang diajar, alasan ketidakhadiran, serta tugas yang diberikan kepada siswa apabila guru berhalangan hadir. Data tersebut menjadi bahan pemantauan untuk mendukung kedisiplinan guru dan menjaga keberlangsungan pembelajaran.

Adapun SI KASIH dirancang untuk mencatat dan menganalisis kehadiran siswa setiap hari. Melalui sistem ini, wali kelas dapat memantau pola ketidakhadiran, melakukan pembinaan, serta memperkuat komunikasi dengan orang tua apabila siswa tidak mengikuti kegiatan belajar.

Baca Juga :  Pelepah Pisang Jadi Bahan Belajar Sains dan Teks Prosedur di SMPN 1 Sukatani Purwakarta, Terapkan TdBA dan Team Teaching

Menurut Patoni, pemanfaatan teknologi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemudahan administrasi, tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan tanggung jawab warga sekolah.

“Teknologi bukan sekadar alat bantu administrasi, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan membangun budaya disiplin serta tanggung jawab di lingkungan sekolah,” katanya.

Guru Informatika SMPN 1 Sukatani, Ririn Mudzaki A. Ramdhani, S.Kom., menjelaskan bahwa ketiga sistem tersebut dikembangkan menggunakan HTML dengan Visual Studio Code sebagai perangkat pengembangan aplikasi berbasis web. Sementara itu, Google Spreadsheet digunakan sebagai media penyimpanan data yang terintegrasi dengan aplikasi.

“Ketiga sistem informasi ini dirancang untuk mempermudah pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan informasi sekolah agar lebih praktis dan terstruktur. Kami berharap pemanfaatan teknologi ini membuat proses administrasi dan pemantauan berjalan lebih efisien serta dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah,” ujar Ririn.

Pengembangan SI SURAT, SI DURU, dan SI KASIH juga diarahkan untuk mendukung penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) melalui tata kelola sekolah yang lebih responsif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui inovasi tersebut, SMPN 1 Sukatani berharap pemanfaatan teknologi dapat memperkuat kinerja manajemen sekolah sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa, orang tua, dan masyarakat. ***

Berita Terkait

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026
Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi
Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Guru Bukan Sekadar Mengajar, Dr. Asep Azis Nasser Tuangkan Refleksi Pendidikan dalam Buku Terbaru
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WIB

DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB