DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026

Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Zidan Ramdani, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa semestinya tidak hanya berorientasi pada dinamika internal kampus

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DEMA FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung. (Foto: Dok/Ist).

DEMA FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung. (Foto: Dok/Ist).

Koran Satu, Banten – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (DEMA FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Bansos) FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung selama dua hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa untuk memperluas kontribusi sosial di luar lingkungan kampus melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Beragam agenda diselenggarakan, mulai dari penyerahan bantuan berupa baju siap pakai, buku, dan santunan hingga kegiatan edukatif dan hiburan yang melibatkan anak-anak panti. Rangkaian tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memperkuat nilai kepedulian antarsesama.

Ketua Umum DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Zidan Ramdani, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa semestinya tidak hanya berorientasi pada dinamika internal kampus, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sosial melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Ia memandang kegiatan bakti sosial sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan empati sekaligus menerapkan nilai pengabdian dalam kehidupan sehari-hari. “Mahasiswa harus mampu menerjemahkan kepedulian menjadi kerja nyata. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi mahasiswa tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Bansos ini merupakan salah satu langkah untuk menumbuhkan solidaritas dan memperkuat tanggung jawab sosial tersebut,” ungkap Zidan Ramdani.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini memberikan perhatian pada aspek pendidikan, kreativitas, dan interaksi sosial anak-anak melalui program fun learning, perlombaan, serta pentas seni. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengikuti aktivitas bersama mahasiswa dalam suasana yang menyenangkan dan interaktif. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menciptakan ruang kebersamaan yang mendorong anak-anak untuk belajar, berpartisipasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Perpaduan antara bantuan sosial dan aktivitas edukatif ini menjadi ciri pelaksanaan Bansos FDIKOM 2026 yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga pada pengalaman sosial yang bermakna.

Baca Juga :  Bright Speaks Hadirkan Belajar Daring 1 Tutor 1 Student untuk Anak: Live Class 2 Arah, Tidak Membosankan

Ketua Pelaksana Bansos FDIKOM 2026, Raffi Pratama, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan selama dua hari membutuhkan kerja sama dan keterlibatan seluruh pihak yang berpartisipasi. Ia menjelaskan bahwa penyusunan rangkaian kegiatan dilakukan dengan mempertimbangkan pentingnya menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak panti. “Kami berusaha menyusun kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi yang positif. Melalui kegiatan belajar bersama, perlombaan, dan pentas seni, kami berharap anak-anak dapat menikmati kebersamaan sekaligus memperoleh pengalaman baru. Bagi panitia, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk belajar tentang arti tanggung jawab dan pengabdian,” tutur Raffi Pratama.

Pelaksanaan Bansos FDIKOM 2026 di Panti YPMS Kedaung menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam merawat hubungan sosial dan membangun kepedulian terhadap sesama. DEMA FDIKOM UIN Jakarta berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya organisasi yang berorientasi pada kebermanfaatan masyarakat. Pengabdian, dalam konteks ini, tidak hanya diwujudkan melalui bantuan yang disalurkan, tetapi juga melalui waktu, tenaga, perhatian, dan interaksi yang dibangun bersama. Dengan semangat solidaritas tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran lebih luas dalam mendorong kehidupan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi
Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027
Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan
Guru Bukan Sekadar Mengajar, Dr. Asep Azis Nasser Tuangkan Refleksi Pendidikan dalam Buku Terbaru
SMPN 1 Sukatani Kembangkan Tiga Sistem Digital, Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:24 WIB

DEMA FDIKOM UIN Jakarta Sambangi Panti YPMS Kedaung, Perkuat Solidaritas Lewat Bansos 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Yuk AI Hadirkan Game Edukasi Anak Gratis, Belajar Sambil Bergerak Tanpa Iklan dan Instalasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Gus Hilmy Dukung Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas pada 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jam Malam Pelajar di Purwakarta Tetap Berlaku, Satpol PP Intensifkan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB