KORANSATU.CO, SERANG – Memasuki usia lima abad, Kabupaten Serang membutuhkan kebersamaan masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus merawat kekayaan budaya daerah. Pesan itu disampaikan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri Pesta Rakyat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas, Jumat (9/10/2026).
Pesta Rakyat tersebut menghadirkan beragam penampilan dari pelajar dan seniman lokal, serta melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga budayawan. Ratusan warga turut memeriahkan kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di kawasan Puspemkab Serang itu.
Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan agar masyarakat dapat merasakan langsung kegembiraan peringatan hari jadi daerah. Pemilihan lokasi di pusat pemerintahan juga menjadi upaya mendekatkan ruang pemerintahan dengan aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah, animo masyarakat begitu banyak. Saya yakin masyarakat merasakan kebahagiaan di hari ini. Tadi juga ada doorprize, alhamdulillah, semoga bermanfaat buat masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan, peringatan 500 tahun Kabupaten Serang tidak cukup dimaknai melalui kemeriahan acara. Momentum bersejarah ini juga harus menjadi penguat solidaritas dan persatuan warga dalam menjaga daerah yang telah berkembang selama lima abad.
“Terus jaga Kabupaten Serang. Mari kita perkuat solidaritas, perkuat persatuan dan keguyuban, karena itulah kunci kita untuk menjaga dan mencintai daerah kita sendiri,” tegasnya.
Menurut Bupati, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan perayaan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan lebih baik pada masa mendatang dengan menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Ini kali pertama kita adakan di Puspemkab. Semoga ke depan bisa lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyoroti pentingnya menjadikan Pesta Rakyat sebagai panggung untuk memperkenalkan budaya lokal. Ia mengapresiasi penampilan yang ditampilkan dalam acara tersebut dan berharap setiap kecamatan terus menggali potensi budaya masing-masing.
Menurut Najib, kekayaan budaya daerah dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal identitas daerahnya sendiri.
“Yang tampil memang semuanya adalah kekayaan budaya lokal. Kita mengharapkan semua wilayah kecamatan bisa punya potensi kelebihan budaya lokal untuk menggali potensi para anak muda kita, anak sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap, pelibatan pelajar, lembaga pendidikan, dan komunitas budaya dapat memperkuat upaya pelestarian tradisi lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Pesta Rakyat tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Serang, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang, serta masyarakat.
Peringatan 500 tahun Kabupaten Serang menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga dengan kemampuan menjaga persatuan, menghidupkan budaya lokal, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.








Komentar