Koransatu.co, LEBAK – Santri Pondok Pesantren Modern Manahijussadat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, berhasil mencatatkan prestasi dalam ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 di Jawa Timur. Dua penghargaan berhasil diraih dalam kegiatan yang mempertemukan pramuka santri dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.
Dalam ajang yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, kontingen Manahijussadat meraih juara II Yel-yel Terbaik Putri dan Harapan III Yel-yel Terbaik Putra.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Badrusalam. Menurutnya, prestasi itu menjadi bukti bahwa santri memiliki potensi besar untuk berkembang, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam kegiatan kepramukaan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas raihan prestasi yang diraih oleh santri-santriwati Pondok Pesantren Modern Manahijussadat. Prestasi ini membuktikan bahwa santri Lebak memiliki potensi, kreativitas, dan kedisiplinan yang luar biasa di bidang kepramukaan,” ujar Badrusalam sebagaimana diunggah Kemenag Kabupaten Lebak pada akun sosmednya fb@kemenaglebak.
Badrusalam berharap, keberhasilan tersebut menjadi pemacu semangat bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing dalam berbagai ajang.
“Harapan kami, semangat juara ini terus dijaga dan ditingkatkan. Semoga ke depan santri-santri di Lebak dapat terus mengukir prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi teladan dalam nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Lebak, Neng Eulis.
Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan dan latihan yang dilakukan para santri.
“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk santri-santriwati Pondok Pesantren Modern Manahijussadat Cibadak. Perjuangan dan latihan keras yang telah dilakukan berbuah manis dan membuahkan hasil yang membanggakan,” ungkapnya.
Neng Eulis berharap, prestasi Manahijussadat dapat menginspirasi pondok pesantren lain di Kabupaten Lebak untuk semakin mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Pramuka Santri.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengasah keterampilan, membangun kedisiplinan, meningkatkan kemampuan berorganisasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Kemenag Lebak, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan potensi santri melalui berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan keterampilan dan pembentukan karakter.Prestasi kontingen Manahijussadat di PPSN VI 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, sekaligus memperkuat peran pondok pesantren dalam membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, dan memiliki semangat kebangsaan.(*)








Komentar