Kemenag Pandeglang Dorong Penyuluh Agama Lebih Disiplin dan Responsif terhadap Persoalan Warga

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang menghadiri kegiatan pengajian rutin yang digelar IPARI Kabupaten Pandeglang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang menghadiri kegiatan pengajian rutin yang digelar IPARI Kabupaten Pandeglang.

Koransatu.co, PANDEGLANG – Kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat turut ditentukan oleh kedisiplinan, kepekaan sosial, dan kemampuan penyuluh dalam membangun komunikasi dengan warga. Karena itu, penyuluh agama didorong untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus memperkuat perannya dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan pembinaan dan pengajian rutin Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Pandeglang yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Senin (12/10/2026).

Ketua IPARI Kabupaten Pandeglang Nurdinah mengatakan, sebanyak 106 penyuluh agama mengikuti kegiatan tersebut. Tiga di antaranya merupakan penyuluh agama non-Islam, yang menunjukkan keterlibatan lintas agama dalam kegiatan pembinaan di lingkungan Kemenag Pandeglang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para penyuluh dapat wawasan,informasi maupun ilmu baru yang terkait dengan tugas penyuluh agama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang Lukmanul Hakim mengingatkan, penyuluh agama harus menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Penyampaian informasi keagamaan kepada masyarakat perlu dilakukan dengan baik agar memberikan manfaat dan mendukung kehidupan sosial yang harmonis,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi dengan kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Menurut arahan dalam kegiatan tersebut, aktivitas penyuluhan perlu didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media resmi satuan kerja masing-masing agar informasi mengenai pelayanan keagamaan dapat diketahui masyarakat.

Sedangkan Kasi Bimas Islam Kemenag Pandeglang Maman Mansur menyoroti pentingnya keselarasan antara tugas penyuluh dan target kinerja organisasi.

“Penyuluh berstatus PNS maupun PPPK diharapkan memahami tanggung jawabnya, menjaga kedisiplinan, dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan 12 fungsi penyuluh agama,” kata Maman.

Maman juga mengingatkan, penyuluh memiliki tanggung jawab lebih luas daripada menyampaikan materi keagamaan. Mereka diharapkan mampu memperkuat moderasi beragama, menumbuhkan kepedulian terhadap kemanusiaan, serta merawat kerukunan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Bawa Pulang Penghargaan PPSN VI 2026 ke Lebak, Prestasi Santri Manahijussadat Diapresiasi Kemenag Lebak

“Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah fungsi Early Warning System (EWS) atau deteksi dini terhadap potensi konflik keagamaan. Untuk menjalankan peran ini, penyuluh perlu mengenali perkembangan situasi di wilayah binaan dan membangun komunikasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, apabila ditemukan indikasi persoalan yang berpotensi memicu konflik, informasi tersebut perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait agar langkah penanganan dapat dilakukan sejak awal.

Pembinaan tersebut turut dihadiri Ketua IPARI Kabupaten Pandeglang Nurdinah, Katimker Penyuluh Agama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Badri Kaokab, serta KH. Tb. Asep Saepurrahman yang menyampaikan materi pembinaan.

“Melalui kegiatan pembinaan yang dipadukan dengan pengajian rutin ini, IPARI Kabupaten Pandeglang diharapkan mampu memperkuat kapasitas anggotanya, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Peningkatan kompetensi, kedisiplinan, dan kepekaan terhadap persoalan sosial diharapkan menjadi bekal bagi para penyuluh untuk menjalankan fungsi pembinaan keagamaan secara lebih efektif serta menjaga kerukunan di Kabupaten Pandeglang.*

Berita Terkait

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional
PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas
Bawa Pulang Penghargaan PPSN VI 2026 ke Lebak, Prestasi Santri Manahijussadat Diapresiasi Kemenag Lebak
Kemenag Kabupaten Tangerang Perkuat Profesionalisme 196 Guru PAI Penerima Tunjangan Profesi
M E Ramadhan ZA Nahkodai FKDT Kabupaten Serang, Pendidikan Diniyah dan Akhlak Santri Jadi Perhatian
Guru Bukan Sekadar Mengajar, Dr. Asep Azis Nasser Tuangkan Refleksi Pendidikan dalam Buku Terbaru
Lebak Siapkan Porsadin Banten 2026, 14 Cabang Lomba Bakal Dipertandingkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bawa Pulang Penghargaan PPSN VI 2026 ke Lebak, Prestasi Santri Manahijussadat Diapresiasi Kemenag Lebak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Kemenag Kabupaten Tangerang Perkuat Profesionalisme 196 Guru PAI Penerima Tunjangan Profesi

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB