Polres Cilegon Didatangi Disdukcapil Cilegon,  Ada Apa?

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koransatu.co, CILEGON – Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lingkungan Polres Cilegon melampaui target yang sebelumnya ditetapkan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon mencatat sebanyak 141 personel telah melakukan aktivasi IKD.

Pelayanan tersebut dilakukan Disdukcapil Kota Cilegon dengan mendatangi langsung lingkungan Polres Cilegon pada Selasa (6/10/2026).

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas permohonan dari pihak kepolisian untuk membantu proses aktivasi IKD bagi personel.

Plt Sekretaris Disdukcapil Kota Cilegon, Sri Wahyuningsih, mengatakan permohonan tersebut menjadi bagian dari upaya aktivasi IKD bagi personel kepolisian.

“Jadi kita ada surat permohonan dari polres bantuan untuk aktivasi IKD,” ujar Ning sapaan akrabnya, Rabu (7/10/2026).

Dari target awal sebanyak 109 personel, realisasi aktivasi justru mencapai 141 personel. Disdukcapil juga masih memberikan layanan bagi personel yang sebelumnya belum sempat mengikuti aktivasi karena masih menjalankan tugas di lapangan.

“Dari rencana awal 109 personel. Selasa terealisasi 131 personel. Ditambah hari ini 10 personel. Jadi total 141,” tuturnya.

Pelayanan aktivasi IKD tidak hanya dilakukan di lingkungan Polres Cilegon. Petugas Disdukcapil juga turun langsung ke tingkat kepolisian sektor untuk memberikan pelayanan kepada personel.

“Tadi pagi, dipimpin langsung oleh Bu Kadis, kita pelayanan aktivasi IKD ke Polsek Cilegon,” ujarnya.

Untuk sementara, pelayanan tersebut telah dilakukan di Polsek Cilegon. Disdukcapil berharap aktivasi serupa dapat dilanjutkan di polsek lainnya.

“Baru Polsek Cilegon. Mudah-mudahan yang lain menyusul,” katanya.

Menurut Sri Wahyuningsih, masih adanya personel yang belum melakukan aktivasi sebelumnya disebabkan sebagian anggota masih menjalankan tugas di lapangan.

“Ya kemarin masih banyak yang di lapangan juga, jadi belum seluruhnya makanya tadi juga ada yang nyusul 10 personel,” ujarnya.

Baca Juga :  PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas

Ning menjelaskan, aktivasi IKD menjadi salah satu fokus Disdukcapil Kota Cilegon dalam memperluas pemanfaatan layanan administrasi kependudukan secara digital.

“Kita fokus IKD karena kedepan Satbinmas Polres Cilegon ada kaitannya nanti dengan Perlinsos mungkin sebagai agen tapi kita belum tahu pasti untuk jadi agen teknisnya seperti apa. Makanya kemarin permohonan untuk anggota di IKD dulu,” terangnya.

Disdukcapil Kota Cilegon juga menyatakan siap memberikan layanan aktivasi IKD apabila masyarakat membutuhkan.

Pelayanan tersebut terus didorong agar semakin banyak masyarakat yang memiliki identitas kependudukan dalam bentuk digital.

“Kita juga lagi gencar-gencarnya aktivasi IKD dimana-mana. Kita juga siap bilamana masyarakat meminta,” ungkapnya.

Dalam proses aktivasi IKD, kata Ning masyarakat harus bertatap muka langsung dengan pegawai Disdukcapil, tidak boleh dilakukan dengan panggilan telepon, video call atau sejenisnya.

Hal ini, kata Ning bertujuan untuk menghindari maraknya penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab.

“Karena dengan maraknya aktivasi IKD, banyak warga yg sudah terkena imbas penipuan yang mengatasnamakan pegawai dukcapil melalui telepon. Kami menghimbau masyarakat untuk berhati-hati apabila ada telepon yg mengatas namakan IKD,” imbaunya.

Untuk memudahkan masyarakat, operator Disdukcapil telah tersebar di sejumlah lokasi pelayanan, mulai dari kelurahan, kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga kantor Disdukcapil.

Dengan memiliki IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dokumen administrasi kependudukan melalui aplikasi tersebut. Data yang sebelumnya terdapat pada sejumlah dokumen fisik dapat ditampilkan dalam satu layanan digital.

“Salah satu keuntungan kita memiliki IKD adalah kemudahan akses data terkait administrasi kependudukan baik itu KTP, KK, data keluarga seperti KIA, akte lahir berada dalam satu aplikasi. Selain hal tersebut kita dimudahkan dalam hal transaksi pelayanan publik, keamanan data kita juga terjamin karena dalam aplikasi tersebut ada pin yang diketahui oleh yang bersangkutan dan juga tidak bisa di screenshot,” tutupnya.

Baca Juga :  Seleksi Pimpinan BAZNAS Kota Cilegon Segera Dimulai

Berita Terkait

Bedah Buku Hukum Islam, Kemenag Cilegon Perkuat Tradisi Literasi Santri
Perkuat Kepemimpinan Pendidikan, 270 Kepala Madrasah di Kabupaten Serang Ikuti Kegiatan Manajemen
Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional
PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas
Bawa Pulang Penghargaan PPSN VI 2026 ke Lebak, Prestasi Santri Manahijussadat Diapresiasi Kemenag Lebak
Kemenag Kabupaten Tangerang Perkuat Profesionalisme 196 Guru PAI Penerima Tunjangan Profesi
M E Ramadhan ZA Nahkodai FKDT Kabupaten Serang, Pendidikan Diniyah dan Akhlak Santri Jadi Perhatian
Guru Bukan Sekadar Mengajar, Dr. Asep Azis Nasser Tuangkan Refleksi Pendidikan dalam Buku Terbaru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Bedah Buku Hukum Islam, Kemenag Cilegon Perkuat Tradisi Literasi Santri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Pernah Gagal Tes Tulis, Kini Fana Afiroza Juara 1 Coding Tingkat Provinsi Banten dan Melaju ke Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

PKS Kota Tangerang Perkuat Literasi Hukum, Dorong Pemilu Jujur dan Berintegritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bawa Pulang Penghargaan PPSN VI 2026 ke Lebak, Prestasi Santri Manahijussadat Diapresiasi Kemenag Lebak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Kemenag Kabupaten Tangerang Perkuat Profesionalisme 196 Guru PAI Penerima Tunjangan Profesi

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB