Koran Satu, Surabaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN “Veteran” Jawa Timur Kelompok 14 Rungkut Menanggal menggelar kegiatan edukasi bertajuk Self Improvement di SDN Rungkut Menanggal 1. Kegiatan yang ditujukan kepada siswa kelas 6 tersebut mengangkat materi literasi keuangan sederhana, khususnya mengenai cara membedakan kebutuhan dan keinginan serta mengelola uang sejak dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak siswa memahami pentingnya menentukan prioritas dalam menggunakan uang. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti penggunaan uang saku untuk membeli kebutuhan sekolah, makanan, maupun barang yang diinginkan.
Mahasiswa KKN Kelompok 14 menjelaskan bahwa kebutuhan merupakan sesuatu yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dan aktivitas sehari-hari, sedangkan keinginan merupakan sesuatu yang ingin dimiliki tetapi tidak selalu harus dipenuhi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu siswa mempertimbangkan manfaat dan prioritas sebelum membelanjakan uang yang dimiliki.
Selain penyampaian materi, kegiatan Self Improvement juga dikemas secara interaktif. Siswa diajak menjawab sejumlah pertanyaan dan menentukan pilihan berdasarkan situasi sederhana yang sering mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar mengambil keputusan mengenai penggunaan uang sekaligus menentukan mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang hanya merupakan keinginan.
Mahasiswa juga mengenalkan konsep dasar perencanaan keuangan kepada siswa. Mereka diajak memahami bahwa sebagian uang saku dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, sementara sebagian lainnya dapat disisihkan untuk ditabung. Kebiasaan menabung, menurut mahasiswa KKN, dapat dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara konsisten.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa aktif menjawab pertanyaan dan membagikan pengalaman mereka dalam menggunakan uang saku. Melalui diskusi tersebut, siswa diajak untuk lebih memahami alasan di balik setiap keputusan ketika ingin membeli sesuatu.
Salah satu siswa kelas 6B, Chelsea, turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan Self Improvement yang diisi dengan materi dan permainan edukatif. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan karena materi disampaikan melalui permainan yang melibatkan siswa secara langsung.
“Sumpah deh, Kak, ini seru banget. Games-nya juga seru, soalnya game-nya ada aksinya. Aku suka banget. Semoga Kakak-Kakaknya bisa ngajar lagi,” ujar Chelsea, salah satu siswa peserta kegiatan Self Improvement.
Bagi Chelsea, permainan yang diberikan membuat kegiatan belajar terasa lebih menyenangkan dan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang disertai aktivitas interaktif dapat membuat siswa lebih terlibat selama kegiatan berlangsung.
Program Self Improvement menjadi salah satu bentuk kegiatan mahasiswa KKN Kelompok 14 UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mengenalkan literasi keuangan kepada siswa sekolah dasar. Melalui penyampaian materi dan permainan edukatif, siswa diajak memahami hal-hal sederhana dalam mengelola uang, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas, serta membiasakan diri untuk menabung.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui edukasi tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 14 Rungkut Menanggal, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara langsung kepada lingkungan pendidikan sekaligus membangun hubungan positif antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat. Melalui program Self Improvement, mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur berharap siswa SDN Rungkut Menanggal 1 dapat mulai menerapkan kebiasaan sederhana dalam mengelola uang. Kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas, serta membiasakan diri menabung diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari.








Komentar