Koranharian.co, CILEGON – Pembangunan Tandon Sukmajaya, Kota Cilegon, terus dipantau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan proyek tersebut tidak meleset dari target penyelesaian pada Desember 2026.
PUPR Cilegon bahkan terus menginventarisasi berbagai potensi hambatan yang dapat memengaruhi progres pekerjaan, mulai dari kondisi cuaca hingga persoalan teknis di lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon, Tubagus Dendi Rudiatna mengatakan, faktor cuaca menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi dalam mengejar penyelesaian proyek.
“Ya, mudah-mudahan tidak ada hujan, ya. Mudah-mudahan gitu, tidak ada hal-hal gangguan lain,” kata Dendi, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, percepatan pekerjaan menjadi penting karena waktu penyelesaian proyek telah ditargetkan pada Desember tahun ini. Karena itu, setiap potensi gangguan harus segera diketahui dan ditangani agar tidak menghambat pekerjaan.
Dendi memastikan jajaran PUPR tidak hanya menunggu laporan dari pelaksana proyek. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi persoalan yang mungkin muncul.
“Karena kita monitoring terus, dan mencari kendala-kendalanya sehingga hambatan bagi proyek itu bisa berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai kendala yang ditemukan di lapangan akan terus diinventarisasi. Dengan cara tersebut, persoalan yang sifatnya kecil diharapkan tidak berkembang menjadi hambatan yang berdampak terhadap target penyelesaian proyek.
Sejauh pemantauan terakhir, Dendi menyebut belum terdapat kendala berarti yang mengganggu jalannya pembangunan Tandon Sukmajaya.
“Kita inventaris terus kendala. Sampai saat ini tidak ada kendala,” tegasnya.
Meski demikian, PUPR tetap menempatkan faktor cuaca sebagai salah satu risiko yang harus diperhitungkan, terutama apabila intensitas hujan meningkat dan berdampak terhadap pekerjaan konstruksi.
Dendi berharap, seluruh tahapan pembangunan dapat terus berjalan tanpa gangguan sehingga target penyelesaian pada Desember 2026 dapat tercapai.
“Nah, mudah-mudahan di Desember tuh ya selesai,” ujarnya.
Pemantauan proyek pun akan terus dilakukan hingga pekerjaan benar-benar rampung. PUPR memastikan evaluasi di lapangan menjadi bagian penting untuk menjaga progres pembangunan Tandon Sukmajaya tetap sesuai jalur yang telah ditetapkan.








Komentar