Ketika Air Sulit Didapat, Polisi Turun Membawa Solusi

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Sat Samapta Polres Purwakarta menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kemarau (foto: koransatu.co)

Personel Sat Samapta Polres Purwakarta menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kemarau (foto: koransatu.co)

Koran Satu, Purwakarta – Musim kemarau mulai memicu keterbatasan pasokan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Purwakarta. Kondisi tersebut mendorong Polres Purwakarta turun langsung membantu masyarakat dengan mendistribusikan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui Satuan Samapta, Polres Purwakarta mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) Dalmas untuk menyalurkan air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Purwakarta AKP Erwan Kusbiyantoro bersama personel Sat Samapta.

Bantuan air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mulai merasakan dampak musim kemarau. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menunjukkan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan secara langsung.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, pendistribusian air bersih merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.

“Polri tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga yang terdampak musim kemarau,” ujar IPTU Tini.

Menurutnya, persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih membutuhkan penanganan secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat, instansi terkait dan masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang semakin meluas.

“Kami terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih,” katanya.

IPTU Tini juga mengingatkan masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Warga diminta memanfaatkan air secara bijak serta menjaga sumber air dan lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga :  Lama Jadi Keluhan Warga Sukatani Purwakarta, Jalan Cimuntuk-Malangnengah Kini Mulus

“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan air seperlunya, menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi kekeringan. Jika menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera komunikasikan kepada aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, Polres Purwakarta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau. Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Pendistribusian air bersih oleh jajaran Sat Samapta Polres Purwakarta berlangsung aman, tertib dan kondusif. Bantuan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya di tengah keterbatasan sumber air.

Kehadiran Polres Purwakarta dalam membantu warga terdampak kemarau menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan kepolisian yang humanis. Bagi Polri, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebutuhan dasar warga. ***

Berita Terkait

Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan
Kebutuhan Darah di Purwakarta Capai 1.800 Kantong per Bulan, Stok Golongan A Mendesak Tinggal 30 Kantong
Sembunyikan Kekayaan? Dirut PT PPSU Diduga Belum Laporkan LHKPN, LPKP Minta Bobby Nasution Evaluasi!
Mesakh Supriadi Menguat di Bursa Ketua Golkar Purwakarta, 12 PK Nyatakan Dukungan
Dugaan Pemutaran Fakta PT Agrinas Memanas, Warga Tambusai Utara Minta Aparat Bongkar Penyerangan Lahan Sawit!
Dari Fitur ke Biaya Pemahaman: Mengapa Platform Belanja Digital Semakin Mengutamakan Transparansi Informasi
Soroti Gedung Parkir Rp19,1 Miliar, BPM Kalbar Minta Jaksa Agung Copot Kajati dan Asintel!
1.000 Orang Hadiri Senam Kreasi di Malang, Kampanye Cegah Perkawinan Anak Digencarkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Kebutuhan Darah di Purwakarta Capai 1.800 Kantong per Bulan, Stok Golongan A Mendesak Tinggal 30 Kantong

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Sembunyikan Kekayaan? Dirut PT PPSU Diduga Belum Laporkan LHKPN, LPKP Minta Bobby Nasution Evaluasi!

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Mesakh Supriadi Menguat di Bursa Ketua Golkar Purwakarta, 12 PK Nyatakan Dukungan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Dugaan Pemutaran Fakta PT Agrinas Memanas, Warga Tambusai Utara Minta Aparat Bongkar Penyerangan Lahan Sawit!

Berita Terbaru