Soroti Gedung Parkir Rp19,1 Miliar, BPM Kalbar Minta Jaksa Agung Copot Kajati dan Asintel!

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Gambar: Istimewa)

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Pontianak— Rencana pembangunan gedung parkir di kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan alokasi anggaran dana hibah mencapai Rp19,1 miliar menuai gelombang protes keras.

Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat mengancam akan mengerahkan ribuan massa untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan kantor Kejati Kalbar dalam waktu dekat.

Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mengecam keras sikap Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Emilwan Ridwan dan Asisten Intelijen (Asintel) yang ia nilai gagal menjalankan fungsi kontrol penegakan hukum serta intelijen.

Gusti Eddy mendesak Jaksa Agung segera mengevaluasi kinerja dan melakukan penyegaran kepemimpinan di tubuh Kejati Kalbar.

“Saya meminta Bapak Jaksa Agung untuk segera mengevaluasi dan melakukan penyegaran Kajati Kalbar serta Asintel Kejati Kalimantan Barat. Saya anggap mereka gagal dalam pola kinerja dan pemikiran terkait dana hibah Rp19,1 miliar dari Pemprov Kalbar,” tegas Gusti Eddy dalam rilis resminya, Jumat (21/8/2026).

Gusti Eddy menyayangkan sikap pimpinan Kejati Kalbar yang terkesan mengaminkan atau pura-pura tidak tahu terkait penerimaan hibah bernilai fantastis tersebut. Menurutnya, langkah ini berpotensi mencederai integritas institusi kejaksaan di mata publik, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat seharusnya mengalokasikan dana belasan miliar rupiah tersebut untuk membenahi perbaikan jalan rusak, jembatan, serta infrastruktur publik yang mendesak.

Selain itu, sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat masih membutuhkan perhatian serta suntikan dana yang jauh lebih serius ketimbang proyek gedung parkir internal kejaksaan.

Baca Juga :  Kamandaka Ciptarasa Festival 2026 Meriah, Kirab Pusaka Lestarikan Budaya Desa Tamansari

Berita Terkait

Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan
Kebutuhan Darah di Purwakarta Capai 1.800 Kantong per Bulan, Stok Golongan A Mendesak Tinggal 30 Kantong
Sembunyikan Kekayaan? Dirut PT PPSU Diduga Belum Laporkan LHKPN, LPKP Minta Bobby Nasution Evaluasi!
Mesakh Supriadi Menguat di Bursa Ketua Golkar Purwakarta, 12 PK Nyatakan Dukungan
Dugaan Pemutaran Fakta PT Agrinas Memanas, Warga Tambusai Utara Minta Aparat Bongkar Penyerangan Lahan Sawit!
Dari Fitur ke Biaya Pemahaman: Mengapa Platform Belanja Digital Semakin Mengutamakan Transparansi Informasi
1.000 Orang Hadiri Senam Kreasi di Malang, Kampanye Cegah Perkawinan Anak Digencarkan
Korupsi Dana Hibah KONI, AP Tuntut Kejati Gorontalo Berlaku Adil dan Tangkap Bendahara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Dijanjikan Dibangun 2026, Kondisi SDN 1 Parung Banteng Purwakarta Masih Memprihatinkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Kebutuhan Darah di Purwakarta Capai 1.800 Kantong per Bulan, Stok Golongan A Mendesak Tinggal 30 Kantong

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Sembunyikan Kekayaan? Dirut PT PPSU Diduga Belum Laporkan LHKPN, LPKP Minta Bobby Nasution Evaluasi!

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Mesakh Supriadi Menguat di Bursa Ketua Golkar Purwakarta, 12 PK Nyatakan Dukungan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Dugaan Pemutaran Fakta PT Agrinas Memanas, Warga Tambusai Utara Minta Aparat Bongkar Penyerangan Lahan Sawit!

Berita Terbaru