Jadikan Masjid Pusat Perdamaian Global, Indonesia Gelar International Grand Imams Conference 2026

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Kiri ke Kanan berpeci): Ketua Steering Committee IGIC 2026, Irjen Pol. Muhammad Sabilul Alif dan Ketua Organizing Committee IGIC 2026, Faried F. Saenong. (Foto: @m.sabilul_alif).

(Kiri ke Kanan berpeci): Ketua Steering Committee IGIC 2026, Irjen Pol. Muhammad Sabilul Alif dan Ketua Organizing Committee IGIC 2026, Faried F. Saenong. (Foto: @m.sabilul_alif).

Koran Satu, Jakarta — Indonesia kembali memperkuat langkah diplomasi di kancah internasional dengan menjadi tuan rumah International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Berlangsung pada 25-28 September 2026 di Jakarta, konferensi ini akan mempertemukan delegasi dari 39 negara untuk merumuskan solusi atas krisis kemanusiaan dan eskalasi konflik global dengan memaksimalkan peran institusi agama, khususnya masjid.

Ketua Steering Committee IGIC 2026, Irjen Pol. Muhammad Sabilul Alif, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud soft power diplomacy (diplomasi religius) yang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai aktor utama perdamaian dunia.

“Kita ingin mengembalikan fungsi masjid seperti pada zaman Rasulullah, yakni bukan sekadar ruang ibadah ritual, melainkan episentrum kegiatan sosial, pemerintahan, hingga urusan kenegaraan. Bayangkan kekuatan dampaknya jika para imam besar ini menyuarakan perdamaian secara serentak dari mimbar mereka,” ujar Sabilul. Ia menekankan bahwa pengaruh moral para tokoh agama sangat krusial dalam menciptakan perdamaian lintas negara sekaligus menjaga keamanan domestik.

Rangkaian Acara dan Partisipasi Publik

Sesi utama konferensi antardelegasi akan dipusatkan di Hotel Bidakara dan Hotel Grand Sahid. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh fundamental Islam dunia, termasuk Grand Mufti Mesir, Grand Imam Al-Aqsa, serta imam besar dari Inggris, Brasil, dan Turki.

Ketua Organizing Committee IGIC 2026, Faried F. Saenong, menambahkan bahwa masyarakat umum juga dapat berpartisipasi langsung. Momentum keterbukaan publik ini akan dipusatkan di Masjid Istiqlal pada Jumat (25/9), yang diisi dengan agenda Salat Jumat berjemaah, kajian dari Grand Mufti Mesir dan Grand Imam Al-Aqsa, serta doa bersama.

“Setelah rangkaian terbuka tersebut, kami mengadakan ambassador gathering di Istiqlal bersama sekitar 42 duta besar. Agenda kemudian ditutup dengan gala dinner bersama Presiden di Istana Negara pada malam harinya,” jelas Faried.

Baca Juga :  Mertua Divonis 12 Tahun, Gaya Hidup Mewah Selebgram Nabila Gardena Ramai Dikritik

Tidak hanya berfokus pada dialog antartokoh, IGIC 2026 juga menghadirkan diskursus akademis. Panitia telah menyeleksi 92 makalah terbaik dari total 192 proposal call for papers untuk dipresentasikan selama acara berlangsung.

Menuju Gerakan Berkelanjutan

Sabilul menegaskan bahwa konferensi ini dirancang sebagai sebuah gerakan (movement), bukan sekadar acara seremonial tahunan. Melalui Peta Jalan 2026-2030, forum ini menargetkan pembentukan World Council of Grand Imams (Dewan Imam Besar Dunia) serta perumusan Indeks Harmoni Beragama tingkat internasional.

Antusiasme tinggi dari masyarakat selama rangkaian safari pra-acara di berbagai daerah sejak Mei lalu semakin mempertegas kesiapan Indonesia. Melalui IGIC 2026, Indonesia bersiap menjadi rumah dialog dunia yang merawat harmoni, menjembatani mimbar lokal menuju perdamaian global.

Berita Terkait

Dugaan Pendanaan Fiktif & Bengkak Biaya Rp1,5 Triliun, FKK Desak Kejagung Seret Petinggi CMNP
Tata Kelola Telkom Dihancurkan dari Dalam, FKK Tuntut Pencopotan Total Arthur Angelo & Willy Saelan
Mahfud MD Ungkap Alasan Pergantian Kapolri Diumumkan Mendadak, Sebut Peran Penting Sufmi Dasco Ahmad
Darurat Perlindungan Konsumen Fintech: OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Usai Ketahuan Pakai Penagih Nakal
GMNI DKI Jakarta Desak DPR Gulirkan Hak Angket dan Pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka!
10 Tahun Merantau di Malaysia, Rudi Pradoko Sukses Bangun Aset Kreatif Lintas Negara Lewat Akun Dragracingmy
Dinilai Bikin Tata Kelola Telkom Amburadul, FKK Desak Arthur Angelo dan Willy Saelan Dicopot!
Ketika Bola Tak Lagi Sekadar Bola: Ironi Perang Daring Netizen Indonesia-Malaysia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Dugaan Pendanaan Fiktif & Bengkak Biaya Rp1,5 Triliun, FKK Desak Kejagung Seret Petinggi CMNP

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Tata Kelola Telkom Dihancurkan dari Dalam, FKK Tuntut Pencopotan Total Arthur Angelo & Willy Saelan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Mahfud MD Ungkap Alasan Pergantian Kapolri Diumumkan Mendadak, Sebut Peran Penting Sufmi Dasco Ahmad

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Darurat Perlindungan Konsumen Fintech: OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Usai Ketahuan Pakai Penagih Nakal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:59 WIB

GMNI DKI Jakarta Desak DPR Gulirkan Hak Angket dan Pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka!

Berita Terbaru