Koran Satu, Kota Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin Angkatan 115 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Publikasi Media Informasi Desa” pada 13 Januari di Balai Desa Tana Toro, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat desa, karang taruna, dan ibu-ibu PKK ini bertujuan meningkatkan kemampuan warga dan aparat desa dalam memublikasikan informasi serta potensi desa melalui media sosial dan platform digital, mengingat minimnya publikasi digital desa selama ini akibat keterbatasan akses informasi di wilayah pegunungan tersebut.
Kecamatan Pitu Riase tercatat sebagai kecamatan terluas di Kabupaten Sidrap dengan wilayah mencapai 844,76 km², yang sebagian besar berupa kawasan pegunungan dan menjadi sentra perkebunan kakao, cengkeh, kopi, serta kemiri. Kondisi topografi tersebut menjadi salah satu faktor yang membatasi konektivitas internet dan arus informasi di wilayah ini, sehingga potensi desa, termasuk hasil perkebunan dan kekayaan alam Tana Toro, belum banyak dikenal publik secara luas.
Dalam pelaksanaannya, materi yang disampaikan meliputi teknik pembuatan konten Instagram/Facebook desa, dasar-dasar fotografi, teknik penulisan caption, hingga pengelolaan akun media sosial resmi desa. Materi tersebut dibawakan oleh Febline Pali (mahasiswa ilmu komunikasi) selaku narasumber kegiatan. Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan praktik langsung berupa pengambilan gambar objek desa dan penyusunan unggahan sederhana untuk akun media sosial resmi desa.
Kepala Desa Tana Toro, Bapak Abdullah Paba, S.I.P., M.A.P menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Besar harapan saya selaku Kepala Desa setelah kegiatan kkn ini, apa yang telah dibagikan oleh adik-adik bermanfaat bagi desa dan semoga Desa Tana Toro dapat dilihat oleh orang-orang di luar sana ,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.
Salah satu peserta, Aslan, turut menyampaikan tanggapannya. “Kami selaku pengurus karang taruna di desa ini sangat mengharapkan adanya pelatihan seperti ini dan kami berharap perangkat desa bisa melanjutkan dan mengembangkan apa yang sudah dipelajari hari ini,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap warga dan perangkat Desa Tana Toro dapat secara mandiri dan berkelanjutan mempublikasikan informasi serta potensi desa ke platform digital, sehingga membuka peluang promosi produk lokal dan mendorong perhatian pihak luar terhadap pembangunan infrastruktur informasi di kawasan terpencil tersebut.








Komentar