Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS

Skandal PT ESS Tahan Duit Kompensasi Security Bankaltimtara: Sebar Ancaman SP dan Pemecatan!

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bankaltimtara (Gambar: Istimewa)

Gedung Bankaltimtara (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Kutai Barat — Manajemen PT Educera Sukses Sejahtera (ESS) kembali menyulut kemarahan publik terkait belum cairnya uang kompensasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) bagi puluhan petugas keamanan (security) Bankaltimtara.

Perusahaan penyedia jasa ini diduga sengaja mengingkari kesepakatan resmi dan melancarkan intimidasi terhadap para pekerja yang menuntut hak mereka.

Dalam rekaman rapat virtual melalui Zoom Meeting pada 7 Agustus 2026, manajemen PT ESS secara terbuka menjanjikan pencairan kompensasi akhir kontrak sesuai ketentuan PKWT.

Manajemen menegaskan akan mentransfer hak pekerja paling cepat pada Agustus dan paling lambat awal September 2026.

Pihak perusahaan saat itu meminta seluruh personel security untuk tetap menahan diri, bekerja profesional, serta menjaga keheningan lingkungan kerja Bankaltimtara.

Namun hingga pertengahan September 2026, PT ESS terbukti membohongi janji tersebut dan membiarkan hak keuangan pekerja nyangkut tanpa kejelasan.

Bukannya menuntaskan pembayaran, manajemen PT ESS justru diduga melempar ancaman Surat Peringatan (SP) hingga ancaman pemutusan kontrak kerja (PKWT) bagi anggota security yang bersuara kritis atau dinilai memprovokasi rekan-rekannya.

Kecaman Keras Aktivis Local: Ini Praktek Zalim dan Intimidatif!

Sikap arogan manajemen PT ESS memicu gelombang kecaman keras dari aktivis pergerakan pemuda setempat.

Seorang aktivis lokal Kutai Barat yang enggan disebutkan namanya menilai PT ESS telah menjalankan praktik perbudakan modern dengan mengabaikan hukum ketenagakerjaan dan memakai modus ancaman untuk membungkam pekerja.

Aktivis tersebut mendesak manajemen Bankaltimtara selaku pengguna jasa (user) untuk segera memutus kontrak kerja sama dengan PT ESS serta mem-black-list perusahaan vendor tersebut dari seluruh proyek daerah.

“Tindakan PT ESS yang menahan kompensasi PKWT sekaligus mengancam akan melayangkan SP dan memecat security adalah bentuk kezaliman yang tidak bisa kita toleransi! Jangan jadikan ancaman pemecatan sebagai tameng untuk menutupi ketidakmampuan perusahaan membayar hak buruh. Kami menuntut PT ESS segera mencairkan uang kompensasi tersebut secara utuh tanpa potongan, dan kami mendesak Dinas Tenaga Kerja bersama penegak hukum untuk segera memeriksa jajaran direksi PT ESS!” tegas aktivis lokal setempat yang enggan disebutkan namanya kepada media.

Baca Juga :  Bukan Honor Nyanyi, KPK Duga Bebizie Terima Aliran Uang Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar

Desak Disnaker dan Bankaltimtara Pasang Badan

Aktivis tersebut mengimbau seluruh personel security Bankaltimtara untuk tidak gentar menghadapi gertakan SP maupun ancaman penolakan perpanjangan kontrak dari PT ESS.

Pihaknya menegaskan bahwa hak kompensasi PKWT merupakan amanat undang-undang yang bersifat wajib dan memiliki konsekuensi pidana serta sanksi administratif berat apabila perusahaan sengaja menahannya.

Masyarakat dan aktivis lokal berjanji akan terus mengawal kasus penindasan ini hingga PT ESS mentransfer seluruh hak finansial para petugas security yang telah menjaga keamanan Bankaltimtara.

Berita Terkait

Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!
Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan
Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung
Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?
Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan
Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII
Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga
‎Dihadiri 3.000 Warga, NasDem Purwakarta Gebrak Panggung Politik: Target Juara Dikumandangkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:53 WIB

Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS

Jumat, 18 September 2026 - 18:20 WIB

Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!

Rabu, 16 September 2026 - 12:54 WIB

Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 19:03 WIB

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Berita Terbaru