Koran Satu, Surabaya — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya Akmarawita Kadir menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus pimpinan kecamatan se-Kota Surabaya masa bakti 2026–2031, Minggu (13/9). Momentum strategis ini menegaskan komitmen Partai Golkar untuk tampil adaptif dan menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan warga Kota Pahlawan.
Dalam arahannya, pimpinan DPD Partai Golkar Kota Surabaya mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan partai periode ini sengaja dirancang dengan mengambil porsi keterwakilan perempuan lebih dari 30 persen. Langkah progresif tersebut diambil guna memperkuat daya tarik serta memaksimalkan peran aktif kaum perempuan dan generasi muda dalam percaturan politik lokal.
Rakerda kali ini berfokus pada dua agenda krusial: mengevaluasi program kerja yang telah berjalan serta merumuskan langkah taktis dan strategis menghadapi dinamika politik perkotaan yang heterogen. Sebagai partai berkarakter karya-kekaryaan, Golkar berkomitmen untuk menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat dengan menitikberatkan pada tiga poin utama:
Pertama Penyusunan Program Realistis: Seluruh peserta diinstruksikan menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan langsung menyentuh masyarakat bawah.
Kedua Konsolidasi Internal Menyeluruh: Memperkuat soliditas organisasi hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Ketiga Pengawalan Pembangunan Kota: Meningkatkan peran aktif kader dalam mengawal pembangunan di Surabaya agar selaras dengan garis perjuangan partai.
Pengukuhan Pengurus: Amanah Politik di Akar Rumput
Berkaitan dengan pengukuhan pimpinan kecamatan untuk masa bakti 2026–2031, Ketua DPD Golkar kota Surabaya menegaskan bahwa prosesi ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan administratif, melainkan sebuah amanah besar dan tanggung jawab politik yang nyata.
“Saudara-saudara semua adalah ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di akar rumput. Peningkatan jumlah suara ke depan sangat bergantung pada solidaritas, kerja keras, dan kedekatan saudara-saudara dengan warga di tingkat RT dan RW,” ujar perwakilan pimpinan DPD Partai Golkar Surabaya.
Peningkatan perolehan suara partai ke depan sangat bergantung pada tiga pilar utama: soliditas internal, kerja keras tanpa kenal lelah, serta kedekatan emosional kader dengan masyarakat sekitar. Para pimpinan kecamatan juga didorong untuk mengoptimalkan metode pendekatan terbaik guna menyelesaikan permasalahan warga, terlebih dengan kedekatan emosional kepengurusan yang selaras dengan aspirasi rakyat.
Menutup rangkaian kegiatan Rakerda yang penuh semangat kebersamaan tersebut, gelaran ditutup dengan yel-yel penuh antusias:
Jalan-jalan ke Golkar Jatim, asyik naik becak!
Lanjut ke Golkar Surabaya, selalu lewat Joyoboyo.
Golkar Jatim asyik menuju puncak, Golkar Surabaya di Hati Arek Suroboyo!








Komentar