UPN Veteran Jawa Timur Dorong UMKM Somano Naik Kelas Melalui Teknologi Sealer Otomatis dan Digitalisasi

UPN Veteran Jawa Timur memperkenalkan mesin sealer otomatis dan digitalisasi pemasaran untuk meningkatkan kualitas kemasan, umur simpan, serta memperluas pasar produk olahan mangrove UMKM Somano Surabaya.

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pengabdian masyarakat UPN bersama pemilik UMKM Somano

Tim pengabdian masyarakat UPN bersama pemilik UMKM Somano

Surabaya — Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur terus mendorong hilirisasi hasil riset dan teknologi agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat yang menyasar UMKM Somano Surabaya, pelaku usaha yang mengembangkan berbagai produk olahan mangrove di kawasan sekitar Ekowisata Mangrove Wonorejo.

Program bertajuk “Digitalisasi dan Implementasi Mesin Sealer Otomatis untuk Peningkatan Kualitas dan Umur Simpan Produk Olahan Mangrove UMKM Somano Surabaya” ini memadukan peningkatan teknologi produksi dengan penguatan pemasaran digital. Program difokuskan pada aspek produksi dan pemasaran dengan bidang utama pangan serta produk rekayasa keteknikan.

UMKM Somano yang dikelola oleh Karyono selama ini memproduksi beragam produk berbasis mangrove, seperti sirup mangrove, sari buah mangrove, tepung mangrove, sambal mangrove dan berbagai produk olahan lainnya. Produk tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi mangrove sekaligus memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai produk khas kawasan wisata mangrove Surabaya.

Di balik potensi tersebut, proses pengemasan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi mitra. Penyegelan kemasan yang dilakukan secara manual membuat kualitas kemasan belum selalu konsisten serta berpotensi menimbulkan kebocoran. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kualitas produk selama penyimpanan dan membatasi umur simpannya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, tim pengabdian mengimplementasikan mesin sealer otomatis sebagai teknologi tepat guna dalam proses produksi. Teknologi ini diarahkan untuk membuat proses penyegelan kemasan berlangsung lebih cepat, presisi, konsisten, dan higienis sehingga kualitas produk dapat lebih terjaga serta proses produksi menjadi lebih efisien.

Program ini juga tidak berhenti pada penerapan teknologi. Mitra memperoleh pelatihan pengoperasian mesin, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengemasan, serta pendampingan agar teknologi dapat digunakan secara mandiri dan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan terhadap sejumlah indikator, seperti kapasitas produksi, kualitas kemasan, tingkat kebocoran, dan umur simpan produk.

Baca Juga :  Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII

Karyono selaku pemilik UMKM Somano menyambut positif program tersebut, “Kami berharap teknologi ini bisa membantu proses produksi Somano menjadi lebih cepat dan hasil kemasannya lebih rapi serta konsisten. Selama ini pengemasan masih menjadi salah satu kendala kami. Dengan adanya pendampingan dari UPN Veteran Jawa Timur, kami juga berharap pemasaran produk Somano semakin luas dan usaha ini dapat terus berkembang,” ujar Karyono.

Selain peningkatan proses produksi, program juga memberikan perhatian pada digitalisasi pemasaran. Selama ini pemasaran produk Somano masih didominasi penjualan langsung di lokasi wisata dan jaringan pelanggan lokal. Melalui program ini, pengelolaan usaha diarahkan secara bertahap menuju pemasaran berbasis digital dengan pemanfaatan media sosial, marketplace, serta sistem yang mendukung pengelolaan katalog, transaksi, dan database pelanggan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan produk mangrove Somano dari pasar lokal menuju pasar regional maupun nasional.

Program pengabdian ini diketuai oleh Firza Prima Aditiawan dari bidang Informatika. Tim juga melibatkan Teguh Soedarto dari bidang Agribisnis dan Faisal Ashari dari bidang Teknik sebagai anggota. Kolaborasi lintas keilmuan tersebut memungkinkan program menyentuh berbagai aspek secara terpadu, mulai dari penerapan teknologi, efisiensi produksi, penguatan usaha, hingga digitalisasi pemasaran.

Melalui program ini, UMKM Somano diharapkan tidak sekadar memperoleh teknologi baru, tetapi juga mengalami peningkatan kemampuan dalam mengelola proses produksi dan usahanya. Program menargetkan peningkatan kapasitas produksi, konsistensi kualitas kemasan, pengurangan risiko kebocoran, peningkatan umur simpan produk, hingga perluasan pemasaran.

Lebih jauh, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya mangrove tidak hanya berkaitan dengan konservasi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Dengan mempertemukan potensi lokal, teknologi tepat guna, dan digitalisasi, UPN “Veteran” Jawa Timur mendorong UMKM berbasis mangrove agar semakin produktif, modern, dan kompetitif tanpa kehilangan identitasnya sebagai bagian dari kekayaan pesisir Surabaya.

Baca Juga :  Dorong Perlindungan Sipil di Papua, Riset Akademisi Ghulam dan Ridwan Bedah Implementasi Hukum Humaniter di Konferensi HAM UNS

Berita Terkait

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung
Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?
Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan
Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII
Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga
‎Dihadiri 3.000 Warga, NasDem Purwakarta Gebrak Panggung Politik: Target Juara Dikumandangkan
Bawa Inovasi ROV, Sepuluh Mahasiswa UMG Siap Bertanding di Final Kontes Kapal Indonesia 2026
Terlacak PPATK Main Judi Online 3 Bulan, Sri Hananta Dicopot dari Ketua PN Andoolo!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:03 WIB

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WIB

Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan

Senin, 14 September 2026 - 18:17 WIB

Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII

Senin, 14 September 2026 - 00:31 WIB

Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga

Berita Terbaru