Diduga Jual Pita Cukai Rokok Palsu, Anggota DPR RI Misbakhun Bungkam dan Terancam Dipecat!

Diduga Libatkan Teknologi Cetak Canggih, Skandal Pita Cukai Palsu Ancam Kursi DPR RI Muhammad Misbakhun

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Misbakhun (Gambar: Istimewa)

Anggota DPR RI Misbakhun (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta — Skandal pemalsuan pita cukai rokok berskala besar mengguncang Senayan.

Anggota DPR RI daerah pemilihan Pasuruan–Probolinggo, Muhammad Misbakhun, terseret dalam dugaan kasus peredaran dan penjualan pita cukai rokok palsu ke sejumlah pabrik rokok di wilayah Jawa Timur.

Pita cukai ilegal tersebut memiliki tingkat kemiripan yang sangat presisi dengan produk resmi terbitan negara.

Jaringan ini menjajakan pita cukai palsu melalui seorang perantara yang bertindak sebagai tenaga ahli (TA) Muhammad Misbakhun dengan patokan harga fantastis mencapai Rp60 juta per rim.

Pihak Bea Cukai Pusat membenarkan bahwa fisik pita cukai yang menjadi objek temuan lapangan tersebut merupakan produk palsu. Saat wartawan mengonfirmasi temuan ini, Muhammad Misbakhun tidak memberikan bantahan resmi dan memilih menolak wawancara.

“Ketika dikonfirmasi oleh wartawan mengenai persoalan tersebut, Muhammad Misbakhun tidak memberikan bantahan, namun menolak untuk menjalani wawancara,” ungkap laporan investigasi tersebut.

Indikasi Keterlibatan Teknologi Canggih dan Alat Cetak Resmi

Kemiripan fisik yang sangat tinggi antara pita cukai palsu dan asli memicu spekulasi besar di kalangan pengamat hukum.

Kasus ini membongkar indikasi penggunaan peralatan canggih, alih teknologi khusus, hingga potensi kebocoran desain cetakan resmi milik negara.

Sindikat ini diduga memanfaatkan sarana presisi tinggi untuk memproduksi kembaran pita cukai resmi demi mengelabui petugas di lapangan serta merugikan penerimaan negara dari sektor cukai.

Ancaman Pidana Merek dan Pemecatan dari Anggota DPR RI

Dugaan keterlibatan dalam peredaran pita cukai palsu ini membawa konsekuensi hukum amat berat bagi politikus tersebut.

Berdasarkan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, setiap orang yang memperdagangkan barang hasil tindak pidana pelanggaran merek terancam pidana penjara dan denda besar.

Baca Juga :  IHSG Anjlok Parah 8,01 Persen, Jansen Sitindaon Desak DPR Panggil Paksa BEI dan OJK

Jika aparat penegak hukum membuktikan keterlibatan langsung maupun pembiaran oleh sang legislator, Muhammad Misbakhun tidak hanya menghadapi proses hukum pidana, tetapi juga terancam kehilangan keanggotaannya dan dipecat secara tidak hormat dari DPR RI.

Berita Terkait

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu
Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali
FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim
Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah
Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi
Perpres 107/2026 Alihkan Impor ke Negara: Apa yang Berubah dari Pertamina?
Dinilai Gagal Total Pimpin BUMN Telekomunikasi, FKK Desak Pencopotan Dirut Telkom Nanang Hendarno
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:09 WIB

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu

Minggu, 1 November 2026 - 09:53 WIB

Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi

Berita Terbaru