Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!

Dugaan KKN Pengadaan 15 Ribu Jilbab: Amara Sumut Tuding Istri Bupati Deli Serdang Intervensi APBD!

3de228b02f62ea79823ae4938346049b

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Mahasiswa Rakyat Bersatu (Amara Sumut) mengepung Kantor Bupati Deli Serdang (Dok: Istimewa)

Aliansi Mahasiswa Rakyat Bersatu (Amara Sumut) mengepung Kantor Bupati Deli Serdang (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Deli Serdang — Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa Rakyat Bersatu (Amara Sumut) mengepung Kantor Bupati Deli Serdang pada Rabu (16/9/2026).

Aktivis mahasiswa membongkar dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) proyek pengadaan jilbab senilai Rp525 juta yang mengalir dari APBD Tahun Anggaran 2025.

Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan penangkapan terhadap Ketua PKK Kabupaten Deli Serdang, Hj. Jelita, yang juga merupakan istri sah Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan.

Para demonstran mengguncang pintu pagar besi yang terkunci sembari mendesak Bupati keluar memberikan klarifikasi terbuka.

Koordinator Aksi, Imam, membeberkan hasil investigasi yang menemukan indikasi permainan kotor antara penyedia barang dengan Pengurus PKK Deli Serdang di bawah komando Jelita.

“Kami duga ada intervensi dilakukan istri Bupati untuk meloloskan anggaran untuk penyediaan jilbab senilai Rp525 juta. Kami saat ini masih yakin Aparat Penegak Hukum dapat mengusut kasus ini hingga tuntas,” tegas Imam di lokasi aksi.

Soroti Jilbab Merek ‘ASRI’ Menggunakan Duit APBD Bagian Kesra

Imam membeberkan bahwa proyek senilai ratusan juta pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Deli Serdang tersebut mencakup pengadaan 15.000 potong jilbab.

Namun, mahasiswa menemukan kejanggalan fatal pada spesifikasi fisik barang yang tidak mencerminkan identitas resmi pemerintah daerah.

Jilbab hasil pengadaan tersebut justru membubuhkan cetakan tulisan nama “ASRI”, yang mengarah pada identitas personal Bupati, bukan logo resmi Pemkab Deli Serdang.

“Kami menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian antara barang yang diadakan dengan tujuan penggunaan anggaran. Jilbab yang bertuliskan ‘ASRI’ bukan identitas atau logo resmi Pemkab Deli Serdang. Sementara pengadaan jilbab itu dibebankan pada APBD Pemkab Deli Serdang Tahun 2025,” cetus Imam.

Baca Juga :  Ketua Terpilih IKA-PMII Kota Malang Prioritaskan Integrasi Alumni dan Tata Kelola Organisasi

Dalih Inspektorat dan Ancam Aksi Jilid Dua

Setelah bertahan selama 30 menit di tengah pengawalan ketat Satpol PP dan Kepolisian Polsek Lubuk Pakam, Kasatpol PP Marzuki bersama Kepala Kesbangpol Anwar Sadat akhirnya menemui massa pendemo.

Marzuki mengklaim pihak Dinas Inspektorat tengah menangani dan memeriksa kasus pengadaan jilbab tersebut secara internal.

“Sekarang hal yang dimaksud dalam penanganan dan pemeriksaan Inspektorat, mohon bersabar kita tunggu hasilnya,” kata Marzuki menenangkan massa.

Massa Amara Sumut membubarkan diri secara tertib usai mendengar penjelasan pejabat pemkab.

Kendati demikian, para mahasiswa menegaskan akan segera kembali menggelar gelombang unjuk rasa yang lebih besar apabila Inspektorat dan penegak hukum tidak mengusut tuntas skandal ini.

Berita Terkait

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan
Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total
Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg
Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak
APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura
Semarak HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Nikah Massal Gratis, Bantu Pasangan Wujudkan Pernikahan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:50 WIB

APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura

Berita Terbaru