Koran Satu, Sidoarjo – Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan penerapan sistem Computer Based Test (CBT) di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Wonoayu, Sidoarjo. Kegiatan yang didukung melalui hibah Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur ini diketuai oleh Andri Fauzan Adziima, M.Si.
Rangkaian kegiatan diawali dengan instalasi dan konfigurasi sistem CBT agar sesuai dengan kebutuhan madrasah. Tim melakukan pengaturan akun pengguna, data guru dan siswa, mata pelajaran, jadwal ujian, serta pengelolaan bank soal.
Selanjutnya, tim memberikan pelatihan penggunaan dashboard dan administrasi CBT kepada operator serta pengelola madrasah. Peserta dilatih untuk mengelola peserta ujian, memasukkan soal, mengatur jadwal, memantau pelaksanaan ujian, dan melihat hasil evaluasi siswa.
Sosialisasi juga diberikan kepada para guru agar memahami prosedur penyusunan soal digital dan pemanfaatan hasil ujian sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Menurut Andri Fauzan Adziima, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemasangan sistem, tetapi juga mempersiapkan pihak madrasah agar mampu mengelola CBT secara mandiri.
Selain guru, sosialisasi diberikan kepada siswa dan wali murid. Para siswa diperkenalkan dengan tata cara masuk ke sistem, mengerjakan soal, memeriksa jawaban, dan menyelesaikan ujian. Sementara itu, wali murid mendapat penjelasan mengenai manfaat CBT dalam mendukung pembelajaran dan meningkatkan literasi digital siswa.
Setelah proses instalasi, pelatihan, dan sosialisasi selesai, kegiatan akan dilanjutkan dengan uji coba penggunaan CBT. Uji coba dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat, jaringan internet, serta kemudahan sistem sebelum digunakan dalam pelaksanaan ujian madrasah.
Kegiatan ini mendukung SDGs 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui penerapan teknologi dalam evaluasi pembelajaran serta SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan.
Melalui program ini, Pondok Pesantren Roudlotul Ulum diharapkan dapat menyelenggarakan ujian secara lebih efektif, tertib, dan mandiri sekaligus meningkatkan kemampuan digital guru, siswa, dan pengelola madrasah.








Komentar