GP Ansor dan Banser Perkuat Pengamanan Muktamar Ke-35 NU

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ansorjatim.or.id)

(Foto: ansorjatim.or.id)

Koran Satu, Surabaya — PW GP Ansor Jawa Timur bersama Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Jawa Timur mulai mematangkan pengamanan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Sebanyak 20 ribu personel Banser disiapkan untuk mendukung pengamanan selama rangkaian muktamar.

Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengamanan di Graha PW GP Ansor Jawa Timur, Surabaya, Ahad (2/8). Rapat dipimpin Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa Safril didampingi Kasatkorwil Banser Jawa Timur H. Rizza Ali Faizin dan diikuti para komandan satuan Banser se-Jawa Timur.

Rapat menjadi bagian dari konsolidasi akhir guna memastikan kesiapan personel, sistem pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai unsur pendukung menjelang forum permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa Safril mengatakan Muktamar ke-35 NU merupakan agenda strategis yang akan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan. Karena itu, Jawa Timur sebagai tuan rumah berkewajiban memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama merupakan momentum yang sangat strategis bagi perjalanan jam’iyah. Dari forum inilah arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan akan dirumuskan. Karena itu, sebagai tuan rumah, Jawa Timur memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmah,” ujar Musaffa Safril.

Menurut dia, GP Ansor dan Banser Jawa Timur akan memberikan dukungan melalui pengamanan yang profesional, pelayanan yang humanis, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pihak terkait.

“Kami ingin setiap peserta Muktamar merasakan bahwa Jawa Timur menyambut mereka dengan kesiapan, keramahan, dan semangat khidmah kepada Nahdlatul Ulama. Saya mengajak seluruh kader Ansor dan Banser menjadikan pengamanan Muktamar ini sebagai bagian dari pengabdian kepada para ulama, jam’iyah, serta bangsa dan negara. Insyaallah, dengan ikhtiar bersama dan doa seluruh warga Nahdliyin, Muktamar ke-35 NU akan berlangsung sukses, aman, dan membawa keberkahan bagi Nahdlatul Ulama serta Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Diduga Terseret Aliran Dana Bedah Rumah Rp26 Miliar, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa Abrari Abe

Dalam rapat tersebut, Banser membahas berbagai aspek teknis, mulai dari pola penempatan personel, pembagian tugas, kesiapan layanan kesehatan, hingga penguatan koordinasi lintas unsur pengamanan.

Kasatkorwil Banser Jawa Timur H. Rizza Ali Faizin menjelaskan, Banser akan mulai bersiaga di kawasan Muktamar sejak 25 Agustus 2026 atau dua hari sebelum pembukaan resmi. Selama pelaksanaan Muktamar, sekitar 2.000 personel akan bertugas setiap hari secara bergantian dalam tiga shift dan ditempatkan di 24 titik pengamanan yang meliputi area utama, jalur mobilitas peserta, serta sejumlah lokasi strategis.

Selain pengamanan, Banser juga menyiapkan tiga pos layanan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Pengamanan akan dilakukan secara terpadu bersama Pagar Nusa, SIGAP (Sistem Keamanan Pondok), aparat keamanan, serta berbagai unsur pendukung lainnya.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan. Banser hadir untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada seluruh peserta. Sinergi dengan Pagar Nusa, SIGAP, aparat keamanan, dan seluruh unsur pendukung menjadi kunci keberhasilan pengamanan Muktamar ini,” ujar H. Rizza Ali Faizin.

Secara keseluruhan, Satkorwil Banser Jawa Timur menyiagakan sekitar 20 ribu personel yang akan diterjunkan secara bergelombang selama Muktamar berlangsung. Mereka akan mendukung pengamanan, pengaturan arus jamaah, pelayanan informasi, pengawalan tamu, bantuan kesehatan, hingga penanganan keadaan darurat sesuai kebutuhan di lapangan.

Berita Terkait

Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS
Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!
Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan
Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung
Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?
Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan
Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII
Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:53 WIB

Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS

Jumat, 18 September 2026 - 18:20 WIB

Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!

Rabu, 16 September 2026 - 12:54 WIB

Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 19:03 WIB

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Berita Terbaru