Diduga Pakai Dana CSR Bank Mega Syariah Untuk Beli Mobil Mewah, Demo ALAMP AKSI Desak Dirut RSUD Deli Serdang Dicopot!

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Dr. Erlinda Yani. (Gambar: Istimewa)

Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Dr. Erlinda Yani. (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Deli Serdang — Unjuk rasa besar-besaran memanas di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (27/8/2026).

Puluhan massa dari Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Dr. Erlinda Yani.

Koordinator Lapangan Herdiansyah Putra bersama Koordinator Aksi Doni memimpin massa untuk membongkar dugaan penyalahgunaan wewenang di lingkungan RSUD.

Pihaknya mengkritik keras pengalihan fungsi dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR/TJSL) yang bersumber dari Bank Mega Syariah untuk kepentingan pribadi pimpinan rumah sakit.

Berdasarkan hasil investigasi PB ALAMP AKSI, Dr. Erlinda Yani diduga menggunakan alokasi dana CSR tersebut demi membiayai pengadaan satu unit mobil dinas mewah senilai Rp487 juta.

Tindakan tersebut mencederai nurani publik, terlebih masyarakat sering mengeluhkan kualitas fasilitas kesehatan dan pelayanan pasien di RSUD Deli Serdang.

Dari kacamata hukum pidana korupsi, demonstran menilai tindakan sang Dirut mengindikasikan mens rea atau niat jahat yang jelas melalui dua poin utama:

1. Abuse of Power (Penyalahgunaan Otoritas): Memanfaatkan jabatan strategis sebagai Dirut RSUD untuk mengarahkan alokasi dana CSR yang seharusnya mengalir ke masyarakat kurang mampu atau pelayanan publik.

2. Conflict of Interest (Benturan Kepentingan):  Mengalihkan dana non-anggaran demi keuntungan fasilitas pribadi berupa kendaraan operasional mewah di luar standar kepatutan.

Massa mendesak Bupati Deli Serdang dan aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut serta mencopot Dr. Erlinda Yani dari jabatannya.

Baca Juga :  Dugaan KPOD Getar dan Nama Sekretaris PSI Kalbar Mencuat di Lokasi Tabrakan, Polisi Didesak Usut Tuntas!

Berita Terkait

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!
Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi
Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah
Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG
Surat Berharga SDB MNC Bank Diduga Hilang, DPR Desak OJK Turun Tangan Usut Manajemen Risiko!
Perpanjangan Konsesi Tol CMNP Berpotensi Rugikan Negara Rp25 Triliun, IAW Desak Kejagung Turun Tangan!
Dugaan Korupsi Lahan PTPN dan Citraland Ditaksir Ratusan Triliun, DPR dan Kejagung Diduga Redam Kasus!
Masuk Bursa Wamenhan, Bos Republikorp Norman Joesoef Terseret Isu Monopoly Proyek Alutsista!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:37 WIB

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!

Jumat, 4 September 2026 - 10:05 WIB

Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah

Kamis, 3 September 2026 - 11:01 WIB

Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

Kamis, 3 September 2026 - 09:10 WIB

Perpanjangan Konsesi Tol CMNP Berpotensi Rugikan Negara Rp25 Triliun, IAW Desak Kejagung Turun Tangan!

Berita Terbaru

Penulis adalah Amrozi, Presiden Mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo Malang. (Dok: Istimewa)

Nasional

Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

Kamis, 3 Sep 2026 - 11:01 WIB