Gelar Aksi Jilid II, Koalisi Aktivis Muda Indonesia Minta Polri Seret Mafia Hendra Bajil

Buntut Berbagai Kasus Mandek, KAMI Desak Kapolri Segera Copot Kapolda Lampung

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) saat Menggelar Aksi Jilid II. (Dok: Istimewa).

Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) saat Menggelar Aksi Jilid II. (Dok: Istimewa).

Koran Satu, Jakarta – Gelombang tuntutan terhadap reformasi dan ketegasan institusi kepolisian kembali bergulir di Ibu Kota. Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) resmi menggelar Aksi Jilid II guna menyuarakan desakan publik terkait penuntasan berbagai skandal hukum yang macet di daerah.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa aktivis mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi sekaligus mencopot Kapolda Lampung karena dinilai tidak mampu dan gagal total dalam menangani berbagai persoalan hukum krusial yang menjadi perhatian serius masyarakat luas.

Selain menuntut pembersihan di jajaran pimpinan Korps Bhayangkara daerah, KAMI juga membongkar adanya indikasi praktik lancung yang melibatkan jaringan mafia lokal. Massa mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan seorang aktor bernama Hendra Bajil dalam berbagai aktivitas yang diduga berkaitan dengan praktik mafia.

KAMI menegaskan bahwa kepolisian harus bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk menjerat aktor tersebut agar hukum tidak terkesan mandek ketika berhadapan dengan kelompok tertentu.

Koordinator Daerah KAMI, Ahmad Sopian, menegaskan bahwa aksi lanjutan ini murni bertujuan untuk mendorong penegakan hukum yang adil, transparan, dan tanpa tebang pilih demi memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Kendati menyampaikan tuntutan secara masif dan keras, KAMI memastikan bahwa seluruh rangkaian demonstrasi berjalan secara damai, tertib, dan tetap mematuhi koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami mendesak Kapolri untuk mengambil langkah tegas terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum dan melakukan evaluasi terhadap jajaran yang dinilai tidak optimal dalam menjalankan tugasnya. Semua proses harus dilakukan berdasarkan bukti dan mekanisme hukum yang berlaku,” tegas Koordinator Daerah KAMI, Ahmad Sopian, saat berorasi menyampaikan aspirasinya di hadapan awak media.

Baca Juga :  Bantah Beri Perlakuan Khusus, Kalapas Cipinang Sebut Razman Nasution Masuk Blok Medis karena Stroke Ringan

KAMI juga mengingatkan bahwa setiap penanganan perkara hukum, termasuk dugaan keterlibatan Hendra Bajil, wajib mengedepankan asas praduga tak bersalah secara profesional dan akuntabel. Massa aksi mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal jalannya penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia.

Gerakan pemuda ini meminta publik tidak lengah dan terus memelototi setiap proses hukum yang sedang berjalan agar tidak ada ruang bagi intervensi maupun kongkalikong antara oknum aparat dengan jaringan mafia.

Berita Terkait

KANCA Dukung Program Inkubasi UMKM SMESCO
Strategi Keluar dari “Jomblo Digital”
Diduga Digunakan untuk Modal BUMD, GSCI Desak Kejagung Usut Dana PEN DKI Rp5,8 Triliun
Kawal Kesejahteraan Rakyat, Move For Indonesia Gelar Dialog Publik
PKC PMII DKI Desak Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan Kader PMII
Operasi Gabungan Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania
Hasanuddin Wahid Dorong Kaderisasi NU Tak Berhenti di Jabatan Struktural
Kemenag Susun Pedoman Safeguarding untuk Perkuat Perlindungan Santri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:12 WIB

KANCA Dukung Program Inkubasi UMKM SMESCO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Strategi Keluar dari “Jomblo Digital”

Kamis, 24 September 2026 - 21:36 WIB

Diduga Digunakan untuk Modal BUMD, GSCI Desak Kejagung Usut Dana PEN DKI Rp5,8 Triliun

Minggu, 13 September 2026 - 13:29 WIB

Kawal Kesejahteraan Rakyat, Move For Indonesia Gelar Dialog Publik

Rabu, 2 September 2026 - 00:24 WIB

PKC PMII DKI Desak Polisi Usut Dugaan Pengeroyokan Kader PMII

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB