Koran Satu, Ketapang — Skandal dugaan perselingkuhan yang menyeret anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Julvan Teruna, terus memicu gelombang kritik dari publik.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 tersebut diduga menjalin hubungan gelap dengan seorang wanita berinisial T hingga meretakkan keharmonisan rumah tangganya.
Dugaan skandal ini membongkar ulah Julvan Teruna setelah seorang saksi mata memergoki dan merekam aksinya di Finns Beach Club, Bali, pada rentang September–Oktober 2025.
Aksi mesra di ruang publik tersebut menuai kecaman luas lantaran dianggap mencoreng etika dan marwah seorang pejabat publik.
Dampak dari skandal yang beredar luas ini memukul psikologis keluarga secara mendalam. Istri sah Julvan Teruna dilaporkan mengalami depresi berat dan tekanan mental yang serius.
“Memang betul, saat ini rumah tangga Julvan lagi sedang tidak baik-baik saja,” ungkap seorang sumber internal yang juga kolega dekat Julvan saat ditemui awak media, Jumat (31/7/2026).
Kekecewaan publik kian memuncak lantaran agenda pelesiran romantis ke Bali tersebut diduga kuat berlangsung bersamaan dengan Rapat Paripurna DPRD Ketapang.
Masyarakat menilai Julvan Teruna sengaja mengabaikan tugas kedewanan demi kepentingan pribadi. Warga pun mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera menindak tegas pelanggaran etik tersebut.
Menanggapi desakan publik, Ketua DPRD Ketapang, H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., menegaskan bahwa BK baru dapat memproses kasus jika menerima laporan resmi yang menyertakan bukti valid.
Ia menyerahkan langkah awal penindakan kepada internal fraksi partai yang menaungi Julvan Teruna.








Komentar