Koransatu, Tangerang – Persaingan bisnis makanan dan minuman (F&B) semakin ketat. Pelaku usaha kuliner perlu menghadirkan menu baru sekaligus menjaga kualitas bahan baku dan rasa.
Hal ini menjadi salah satu perhatian Dairy Champ saat mengikuti pameran KRISTA InterFOOD 2026. Dalam acara tersebut, Dairy Champ memperkenalkan penggunaan produk dairy untuk berbagai kebutuhan bisnis kuliner, mulai dari perusahaan besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Produknya bisa digunakan untuk membuat berbagai sajian, mulai dari minuman, bakery, dessert, hingga makanan gurih.
Head of Marketing PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi mengatakan pelaku usaha F&B perlu memilih bahan baku yang berkualitas dan mudah digunakan untuk berbagai jenis menu.
Menurutnya, pelaku usaha tidak hanya dituntut menciptakan menu baru, tetapi juga menjaga kualitas dan konsistensi rasa agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Kami melihat pelaku usaha F&B membutuhkan bahan baku yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga serbaguna dan mudah diaplikasikan untuk mendukung berbagai kebutuhan pengembangan menu,” ucap Head of Marketing PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi di NICE PIK 2, Tangerang, Rabu (4/11/2026).
Dodi mengatakan Dairy Champ ingin membantu perusahaan besar hingga UMKM kuliner mengembangkan menu dan berkreasi sesuai kebutuhan konsumen.
Dalam kesempatan tersebut, Dairy Champ juga memperkenalkan hasil kolaborasinya dengan Anomali Coffee, coffee shop yang didirikan oleh Muhammad Abgari dan Irvan Helmi.
Kolaborasi yang dimulai pada 30 September 2026 ini menghadirkan tiga menu dalam Unexpected Creamy Series, yaitu Ube Creamy Champ Latte, Dark Matcha Creamy Champ Latte, dan Creamy Champ Marble Cake.
Ketiga menu tersebut tersedia selama tiga bulan di lima outlet Anomali Coffee, yakni Cipete, Senopati, WTC 3, Setiabudi One, dan Menteng, Jakarta.
Dodi menjelaskan kolaborasi ini menjadi contoh penggunaan produk Dairy Champ dalam pengembangan menu kuliner.
“Melalui tiga kreasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemilihan bahan baku yang tepat dapat membuka lebih banyak ruang eksplorasi sekaligus membantu pelaku usaha menghadirkan menu yang relevan dengan preferensi konsumen dan memberikan nilai tambah bagi bisnis,” jelas Dodi.
Sementara itu, Co-founder Anomali Coffee, Irvan Helmi menyebut perpaduan bahan yang tepat menjadi salah satu hal penting dalam menciptakan menu baru. Terlebih, rasa dan karakter kopi harus tetap terjaga.
Menurut Irvan, kolaborasi dengan Dairy Champ memberikan kesempatan bagi Anomali Coffee untuk mencoba berbagai perpaduan bahan dalam mengembangkan menu.
“Bagi kami, pemilihan bahan baku berkualitas yang dapat saling melengkapi menjadi kunci dalam menghasilkan minuman dengan cita rasa yang harmonis dan konsisten. Eksplorasi ini juga memberikan ruang bagi barista untuk berkreasi dan menghadirkan inovasi menu yang tetap memiliki karakter serta relevan dengan preferensi konsumen.” tutur Irvan.
Kolaborasi tersebut juga diperlihatkan dalam KRISTA InterFOOD 2026 melalui kegiatan live coffee demonstration. Pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan minuman menggunakan produk Dairy Champ.
Selain Anomali Coffee, Dairy Champ juga menjalin kolaborasi dengan pelaku bisnis F&B lainnya, salah satunya Bakerman.
Berbagai kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan baku turut berperan dalam pengembangan menu kuliner. Selain menjaga kualitas rasa, pelaku usaha juga perlu terus berinovasi agar produknya tetap diminati konsumen.







Komentar