Jokowi Bidik Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029, Minta Kader Hidupkan Mesin Partai hingga Tingkat Ranting

Jokowi soal Target PSI di Pemilu 2029: Tak Sekadar Lolos Senayan

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) tiba untuk menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung (Dok: Istimewa)

Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) tiba untuk menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Bandar Lampug – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menegaskan bahwa target politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029 mendatang tidak boleh sekadar lolos ke DPR RI. Menurutnya, partai berlambang gajah tersebut harus membidik capaian yang jauh lebih besar dengan memperkuat mesin partai hingga tingkat desa.

Arahan strategis tersebut disampaikan Jokowi saat berbicara di hadapan ratusan kader dalam agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI di Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).

Jokowi mengaku sangat optimistis bahwa PSI mampu menembus parlemen Senayan pada pemilu mendatang. Namun, ia mengingatkan seluruh fungsionaris agar tidak cepat berpuas diri dengan target minimal.

“Kalau targetnya hanya masuk Senayan, saya yakin masuk. Tetapi target yang kita bidik adalah target besar. Karena itu mesinnya juga harus menjadi mesin yang besar dan kuat,” kata Jokowi, dikutip Minggu (28/6/2026).

Apresiasi Struktur PSI Lampung yang Tembus 92 Persen

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan bahwa target besar tersebut hanya bisa mewujud jika struktur partai benar-benar bekerja nyata di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh kader untuk membangun organisasi yang aktif hingga tingkat ranting.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengapresiasi kinerja kepengurusan DPW PSI Provinsi Lampung. Wilayah ini tercatat sukses membentuk kepengurusan tingkat desa dan kelurahan dengan cakupan mencapai 92 persen.

“Kenapa saya datang ke Lampung? Salah satunya adalah itu. Di Provinsi Lampung, sampai tingkat ranting sudah di atas 90 persen. Ini akan menjadi sebuah mesin besar, sebuah mesin partai yang kuat,” tuturnya.

Minta Kader Aktif Tahlilan hingga Kenalkan Logo Gajah

Meski strukturnya sudah gemuk, Jokowi mengingatkan agar organisasi tidak sekadar aktif di atas kertas atau bersifat administratif semata. Ia menuntut para kader, terutama di tingkat kecamatan dan ranting, untuk hadir dan membaur dalam dinamika sosial masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat

Ia menyarankan kader PSI untuk rajin mengikuti kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekitar mereka, mulai dari melayat warga yang berduka, menghadiri pesta pernikahan, hingga mengikuti kegiatan keagamaan lokal seperti tahlilan dan yasinan. Selain itu, kader wajib memperkenalkan diri kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Langkah pendekatan ini menjadi krusial karena Jokowi membeberkan data bahwa tingkat pengenalan publik terhadap identitas baru PSI masih perlu digenjot. Berdasarkan data internal, sekitar 78 persen masyarakat memang sudah mengenal nama PSI, namun baru 48 persen yang mengetahui bahwa logo resmi partai kini telah berganti menjadi gambar gajah.

“Oleh sebab itu dikenalkan pada masyarakat, pada para tokoh bahwa PSI itu logonya gajah,” pungkas Jokowi menutup arahannya.

Berita Terkait

Kredit Macet Tembus Puluhan Miliar, Manajemen Bank Ganesha Dituntut Buktikan Transparansi dan Mitigasi Risiko
Skandal Manipulasi Saham DSSA Digulung OJK: Sanksi Denda Rp1,5 Triliun Dijatuhkan ke Pihak Pelanggar
Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat
Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media
Sengketa Puluhan Miliar hingga Pencabutan Izin Tambang, Publik Tuntut Transparansi Tata Kelola Grup Astra
Om Dase Apresiasi Pak Guru Salim, Dorong Pengobatan Gratis Rutin untuk Warga Koranji
IHSG Anjlok Parah 8,01 Persen, Jansen Sitindaon Desak DPR Panggil Paksa BEI dan OJK
FKK Desak KPK Periksa Mantan Kepala BNPB Letjen Suharyanto Terkait Korupsi Dana Siap Pakai

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kredit Macet Tembus Puluhan Miliar, Manajemen Bank Ganesha Dituntut Buktikan Transparansi dan Mitigasi Risiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Skandal Manipulasi Saham DSSA Digulung OJK: Sanksi Denda Rp1,5 Triliun Dijatuhkan ke Pihak Pelanggar

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Reputasi Bank Besar Dipertaruhkan: Manajemen BCA Dituntut Transparan Tanggapi Aduan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Kisah Inspiratif Yeni Dahlia, Sosok di Balik Viral nya Konten Social Media

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sengketa Puluhan Miliar hingga Pencabutan Izin Tambang, Publik Tuntut Transparansi Tata Kelola Grup Astra

Berita Terbaru

Daerah

Empat Gunung di Jatim Membara, Warga Waswas Asap dan Api

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:59 WIB