Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat

DPR RI Desak Pemerintah Segera Bentuk Satgas untuk Berantas Mafia BBM

d651f3b01ac39c943b51efac861faeab

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo saat rapat di Parlemen (Foto: Istimewa).

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo saat rapat di Parlemen (Foto: Istimewa).

Kabar Baru, Jakarta – Praktik lancung mafia bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Pantai Utara (Pantura) memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, melontarkan kritik tajam kepada pemerintah dan menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan para mafia meraup keuntungan sepihak dari solar subsidi yang menjadi hak mutlak nelayan kecil. Sebagai langkah konkret, Firman mendesak pemerintah segera membentuk Satgas Gabungan dari Pusat untuk menyapu bersih jaringan tersebut.

Legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah III ini menjelaskan bahwa tingginya disparitas harga antara solar subsidi nelayan dan BBM industri menjadi pemicu utama penyelewengan. Perbedaan harga yang mencolok ini menjadi magnet bagi para pelaku kejahatan, terutama saat pengawasan di lapangan longgar.

Firman menilai kelengahan pemerintah membuat solar subsidi rawan bocor ke sektor industri, yang akhirnya menyengsarakan nelayan kecil karena kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

“Kami di DPR mati-matian memperjuangkan hak rakyat. Jangan sampai hasil perjuangan itu justru dirampok dan dinikmati mafia BBM,” tegas Firman dalam keterangan tertulis yang diterima jurnalis kabarbaru.co di Jakarta, Minggu (19/07/2026).

Lebih lanjut, Firman mengungkapkan adanya laporan mengenai dugaan keterlibatan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ikut bermain dalam praktik culas ini. Ia meminta pemerintah bertindak tegas tanpa pandang bulu dan menghindari sanksi yang sekadar formalitas atau peringatan ringan.

“Cabut izin SPBU yang bermain. Proses hukum pemiliknya. Kalau perlu sita seluruh aset hasil kejahatannya. Negara tidak boleh kalah oleh mafia BBM,” ujar Firman secara lantang.

Firman juga menilai kebijakan pemerintah yang menetapkan harga solar nelayan sebesar Rp15.000 per liter akan sia-sia jika mafia masih menguasai jalur distribusi di lapangan. Baginya, setiap liter solar yang menyimpang sama saja dengan merampas mata pencaharian nelayan.

Baca Juga :  PB PMII Soroti Krisis Listrik, Minta Evaluasi Pimpinan ESDM dan PLN

Oleh karena itu, ia mendesak Presiden dan jajaran kementerian terkait segera membentuk Satgas Gabungan Pusat yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), BPH Migas, Polri, TNI AL, serta unsur masyarakat untuk menggelar operasi besar-besaran di sepanjang Pantura.

“Jangan beri ruang sedikit pun bagi mafia BBM. Tangkap aktor intelektualnya, bongkar jaringannya dari hulu sampai hilir, dan pastikan setiap tetes solar subsidi benar-benar sampai ke tangan nelayan,” pungkasnya menutup pernyataan.

Berita Terkait

Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun
Dugaan Korupsi Rp2 Triliun, Aktivis Desak KPK Tangkap Dirut PT Telkomsel
Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital
ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua
Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset
ZARKA Resmi Bentuk DPD Jawa Barat, Benny Putra Hutabarat Pimpin Konsolidasi Gerakan Rakyat
Dosen UM Latih Guru Bahasa Arab di Malang Kembangkan Tes Interaktif Berbasis Digital
Skandal Kredit Macet Rp537 Miliar PMMP: Fasilitas Mewah Bos LPEI Kini Jadi Sorotan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:36 WIB

Sahabat KPK Minta KPK Segera Adili Dirut Telkomsel atas Dugaan Rasuah Rp2 Triliun

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:07 WIB

Soroti Mafia BBM di Pantura, DPR RI Desak Pemerintah Bentuk Satgas Gabungan Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:01 WIB

Piala Dunia 2026 Ubah Cara Menonton Sepak Bola, Budaya “Clip Football” Kian Dominan di Kalangan Generasi Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:02 WIB

ZARKA Resmi Bentuk DPC Jakarta Selatan, Yonathan Adhi Putra Jadi Ketua

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:11 WIB

Kopertais Dorong Dosen PTKIS Perkuat Publikasi Buku dan Riset

Berita Terbaru