Suara Anak Jadi Pertimbangan Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Wonorejo Tahun 2027

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Satu, Kabupaten Malang – Pemerintah Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, melibatkan anak-anak dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) 2027 bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspirasi anak menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama Satuan Tugas Pencegahan Perkawinan Anak (Satgas PPA) itu diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA. Rangkaian kegiatan meliputi penyerapan aspirasi anak untuk penyusunan RKP Desa 2027, sosialisasi pencegahan perkawinan anak, kegiatan Pohon Harapan Anak, serta penguatan Forum Anak Desa Wonorejo.

Dalam forum tersebut, anak-anak menyampaikan pandangan dan harapan mengenai pendidikan, layanan kesehatan, lingkungan, perlindungan hak anak, hingga penyediaan fasilitas publik di desa. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi salah satu bahan masukan dalam penyusunan program pembangunan Desa Wonorejo tahun depan.

Pemerintah Desa Wonorejo menilai keterlibatan anak penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan responsif. Anak tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki hak menyampaikan pandangan terhadap kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.

Satuan Tugas Pencegahan Perkawinan Anak (Satgas PPA) berperan memfasilitasi komunikasi antara anak dan pemerintah desa selama proses penyerapan aspirasi. Di sisi lain, Forum Anak Desa Wonorejo diperkuat sebagai wadah representasi dan partisipasi anak dalam pembangunan di tingkat desa.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Wonorejo berharap partisipasi anak dapat memperkuat upaya mewujudkan desa yang ramah anak sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap hak-haknya. Keterlibatan mereka juga diharapkan mendukung pencegahan perkawinan anak dan mendorong lahirnya generasi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan desa.

Baca Juga :  Bagaimana YBM PLN Bikin Anak Yatim Tomohon Tidak Tertinggal di Tahun Ajaran Baru

Berita Terkait

Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS
Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!
Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan
Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung
Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?
Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan
Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII
Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 01:53 WIB

Diduga Intimidasi Security Bankaltimtara Pakai Ancaman SP, Aktivis Desak Penegak Hukum Sikat PT ESS

Jumat, 18 September 2026 - 18:20 WIB

Buntut Proyek Jilbab PKK Rp525 Juta, Amara Sumut Desak APH Tangkap Istri Bupati Asri Ludin Tambunan!

Rabu, 16 September 2026 - 12:54 WIB

Sosialisasi 4 Pilar di Jabung, Hasanuddin Wahid Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 19:03 WIB

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Berita Terbaru