Demo di Kejagung, KOPMA Jatim Minta Kejagung Tangkap Politisi PDIP Terkait Dugaan Korupsi BSPS Sumenep

Diduga Terima Aliran Korupsi BSPS Sumenep Rp26 Miliar, Aktor Politik Fraksi PDIP Didesak untuk Diperiksa

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOPMA Jatim Saat Menggelar Aksi Demo Didepan Gedung Kejagung (Dok: Istimewa)

KOPMA Jatim Saat Menggelar Aksi Demo Didepan Gedung Kejagung (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Penuntasan dugaan kasus korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep, Madura, kini memasuki babak baru yang menyeret perhatian publik nasional. Puluhan massa dari Komando Pergerakan Mahasiswa Jawa Timur (KOPMA Jatim) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jakarta Selatan.

Mereka mendesak jajaran Korps Adhyaksa pusat untuk segera turun tangan melakukan supervisi ketat terhadap proses hukum yang saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim).

Langkah demonstrasi tersebut dipicu oleh munculnya fakta hukum yang mengejutkan di ruang persidangan mengenai indikasi keterlibatan aktor politik tingkat provinsi. Koordinator Aksi KOPMA Jatim, Marsal Kusnan, mengungkapkan bahwa persidangan perkara rasuah bedah rumah ini secara gamblang menguak adanya dugaan aliran dana gelap kepada salah satu anggota DPRD Jawa Timur Daerah Pemilihan Madura dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Abrari alias Abe. Mahasiswa mendesak agar kejaksaan tidak mengabaikan temuan tersebut dan segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menetapkan tersangka baru.

“Fakta persidangan merupakan bagian penting dalam proses pembuktian yang tidak boleh diabaikan. Jika dalam persidangan muncul dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu, maka aparat penegak hukum memiliki kewajiban untuk menindaklanjutinya secara profesional agar perkara ini benar-benar terang benderang. Kami meminta Kejaksaan Agung memberikan supervisi secara serius kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur agar seluruh fakta persidangan ditindaklanjuti secara menyeluruh. Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa ada pihak tertentu yang kebal hukum atau tidak tersentuh karena memiliki kekuatan politik,” ungkap Koordinator Aksi KOPMA Jatim, Marsal Kusnan.

Berdasarkan data yang dihimpun, skandal korupsi program kerakyatan ini telah mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam jumlah yang fantastis, yakni sebesar Rp26.876.402.300. Anggaran miliaran rupiah tersebut sejatinya diperuntukkan guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah di Sumenep agar dapat memiliki hunian yang layak.

Baca Juga :  KOPRI PB PMII Dorong Anak Muda dan Ulama Perempuan Masuk Ruang Strategis NU

Pihak demonstran menegaskan bahwa tindakan merampas hak-hak ekonomi masyarakat miskin merupakan kejahatan serius, sehingga siapa pun yang ikut menikmati aliran dana haram tersebut harus diseret ke hadapan hukum tanpa memandang jabatan ataupun latar belakang kekuatan politiknya.

Melalui empat tuntutan resmi yang diserahkan ke pihak Kejagung, KOPMA Jatim mendesak adanya jaminan bahwa proses hukum di tingkat wilayah terbebas dari segala bentuk intervensi eksternal.

Sambil membawa spanduk tuntutan di depan gerbang kejaksaan, gerakan mahasiswa ini menyatakan berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan penanganan kasus bedah rumah tersebut hingga tuntas sampai ke akar-akarnya. Publik kini menanti ketegasan dari Jaksa Agung untuk membuktikan integritas lembaga kejaksaan dalam menyapu bersih praktik mafia anggaran di daerah.

Berita Terkait

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung
Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?
Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan
Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII
Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga
‎Dihadiri 3.000 Warga, NasDem Purwakarta Gebrak Panggung Politik: Target Juara Dikumandangkan
UPN Veteran Jawa Timur Dorong UMKM Somano Naik Kelas Melalui Teknologi Sealer Otomatis dan Digitalisasi
Bawa Inovasi ROV, Sepuluh Mahasiswa UMG Siap Bertanding di Final Kontes Kapal Indonesia 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:03 WIB

Membawa Suasana Batak ke Yogyakarta dalam Pembukaan Pameran Tunggal “Diri dan Liyan”Dhewantara Manurung

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Lahan LP2B Jadi Lokasi Wisata Watu Songo, Mengapa Aktivitasnya Masih Berjalan?

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WIB

Pelantikan PC IMM Gresik 2026–2027 Diwarnai Peresmian Komisariat Baru dan Studium Generale Kebangsaan

Senin, 14 September 2026 - 18:17 WIB

Perluas Jejaring Dakwah Kampus, FSLDK Priangan Timur Resmikan 5 LDK Baru pada FSLDKD ke-VIII

Senin, 14 September 2026 - 00:31 WIB

Golkar Surabaya Tancap Gas! Rakerda 2026–2031 Usung Semangat Baru dan Solusi Warga

Berita Terbaru