Peduli Keluarga Satpam Sumarna, Sahroni Berikan Bantuan dan Modal Usaha, Desak Polda Jabar Tuntaskan Kasus

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni salurkan bantuan kepada keluarga Satpam Sumarna

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni salurkan bantuan kepada keluarga Satpam Sumarna

Koran Satu, Purwakarta – Harapan keluarga almarhum Sumarna (42) petugas keamanan area Waduk Jatiluhur untuk tetap bertahan setelah kehilangan tulang punggung keluarga mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Melalui tim Ahmad Sahroni Center (ASC), ia menyalurkan bantuan sembako sekaligus mendorong agar kasus kematian petugas keamanan tersebut segera diungkap aparat kepolisian.

Pada Rabu (29/7/2026), Sahroni menyalurkan paket sembako dalam jumlah besar sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban. Bantuan tersebut disalurkan melalui tim Ahmad Sahroni Center (ASC).

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjadi modal awal bagi istri korban untuk membuka usaha kecil setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

Paket bantuan yang diberikan terdiri dari beras 50 kilogram, 30 dus mi instan, 200 liter minyak goreng, 25 kilogram telur, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya seperti perlengkapan mandi, minuman sachet, makanan ringan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain memberikan bantuan, Ahmad Sahroni juga mendesak Polda Jawa Barat agar segera menuntaskan penyelidikan kasus yang menewaskan Sumarna.

“Saya mendesak Polda Jabar segera mengusut tuntas kasus satpam Sumarna ini. Segera cari para pelakunya dan jerat pelakunya dengan hukuman seberat-beratnya. Kasus ini terlampau sadis dan bengis, merusak rasa kemanusiaan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Sahroni berharap bantuan yang diberikannya tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga korban, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun sumber penghasilan baru.

“Saya harap bantuan kecil dari saya ini dapat memenuhi kebutuhan keluarga korban untuk saat ini dan untuk ke depannya. Karena istri almarhum tidak bekerja, jadi saya harap bantuan ini juga dapat menjadi modal awal untuk keluarga korban membuka usaha. Sehingga keluarga almarhum tetap bisa menjalani kehidupan ekonominya,” katanya.

Baca Juga :  Begal di Perkebunan Cikumpay Purwakarta, 4 Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Sementara itu, istri almarhum Sumarna, Siti Maryam, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

Ia mengatakan seluruh bantuan sembako tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara sebagian lainnya akan digunakan sebagai modal berdagang.

“Untuk kebutuhan sehari-hari. Dan sebagian untuk berjualan,” ujar Siti Maryam.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ahmad Sahroni atas kepeduliannya terhadap keluarga yang kini harus menjalani hidup tanpa sosok kepala keluarga.

“Kepada Bapak Ahmad Sahroni saya ucapkan terima kasih banyak sebesar-besarnya. Semoga pemberian Bapak Ahmad Sahroni ini bermanfaat dan menjadi berkah buat kami,” ucapnya.

Hingga kini, keluarga korban masih berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik dugaan penganiayaan yang menewaskan Sumarna, sehingga keadilan bagi almarhum dapat segera terwujud.

Berita Terkait

Basnang Said Ajak Kementerian Lain Hidupkan BLK Pesantren
Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi
Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan
DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian
Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat
Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat
Dinilai Langgar Etika Pejabat Publik, Bapera Mubar Desak Gubernur Sultra Copot Kadis Pariwisata Ridwan Badallah
Lapas Kelas IIA Pontianak Diduga Masih Kebobolan Barang Terlarang, FKK Desak Pemeriksaan Menyeluruh Terhadap Kalapas Ridha Ansari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23 WIB

DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat

Berita Terbaru