Soroti Temuan BPK, MAKI Sumut Minta Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Bapenda

Dugaan Korupsi Proyek Bus Samsat Keliling Rp5,56 Miliar, Kejati Sumut Didorong Tindak Lanjuti Temuan BPK

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Dok: Istimewa)

Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta — Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kini menghadapi desakan publik untuk membongkar dugaan penyimpangan proyek pengadaan Bus Samsat Keliling senilai Rp5,56 miliar di Bapenda Sumut.

Gelombang desakan tersebut datang dari Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumatera Utara menyusul beredarnya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi ketidaksesuaian barang.

Pemeriksaan BPK membeberkan bahwa spesifikasi unit laptop yang diserahkan pihak penyedia ternyata tidak memenuhi kriteria kontrak. Tak hanya itu, auditor negara juga mengendus selisih harga hingga Rp41,59 juta antara kesepakatan nilai kontrak dan nota belanja riil di lapangan.

“Penegak hukum jangan menjadikan temuan BPK sekadar laporan administrasi semata. Kejati Sumut harus menjadikan hasil audit ini sebagai pijakan awal mengusut potensi tindak pidana korupsi,” ujar Koordinator Daerah MAKI Sumut, Nanda Tambunan, dalam keterangan resminya.

Nanda meminta penyidik Kejati Sumut segera memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pihak penyedia jasa, hingga panitia pengadaan. Pihaknya mendorong jaksa menelusuri kemungkinan adanya perbuatan melawan hukum yang merugikan kas daerah.

Guna mencegah munculnya anggapan pembiaran korupsi, MAKI Sumut mendesak aparat segera menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan bilamana telah mengantongi bukti awal yang cukup. Penanganan perkara diharapkan berjalan transparan, profesional, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga :  Prasostia Yuzin Nahkodai RAPI Lokal 1 Purwakarta, Siap Perkuat Soliditas dan Tambah Anggota

Berita Terkait

Angka Putus Sekolah Tembus 50 Persen, JAKDI Desak Gubernur Khofifah Copot Kadisdik Jatim
Fakta Persidangan Menguat, KPK Rangkai Konstruksi Suap Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan
GP Ansor dan Banser Perkuat Pengamanan Muktamar Ke-35 NU
DETAK HARMONI: KKN UBK Ajak Warga Cegah Hipertensi dan Diabetes Sejak Dini
Bagaimana YBM PLN Bikin Anak Yatim Tomohon Tidak Tertinggal di Tahun Ajaran Baru
Krisis Air Melanda Pandeglang, Pemuda Berdampak Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
BRI Peduli Berbagi Sembako kepada Masyarakat Membutuhkan di Kabupaten Probolinggo
LKK PBNU dan Fatayat NU Perkuat Fasilitator Bimwin di Malang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Angka Putus Sekolah Tembus 50 Persen, JAKDI Desak Gubernur Khofifah Copot Kadisdik Jatim

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Fakta Persidangan Menguat, KPK Rangkai Konstruksi Suap Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Soroti Temuan BPK, MAKI Sumut Minta Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Bapenda

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:04 WIB

GP Ansor dan Banser Perkuat Pengamanan Muktamar Ke-35 NU

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:22 WIB

DETAK HARMONI: KKN UBK Ajak Warga Cegah Hipertensi dan Diabetes Sejak Dini

Berita Terbaru