Buntut Penggeledahan 6 Kantor Terkait Foster Oil, CBA Desak Kejagung Periksa Wali Kota Tri Adhianto

Skandal Mega Korupsi Migas Bekasi: Uchok Sky Khadafi Minta Jampidsus Seret KPM Tri Adhianto!

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Gambar: Istimewa)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Bekasi — Penggeledahan senyap Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung di enam lokasi strategis memicu reaksi keras pengamat anggaran.

Penyidik menggeledah rangkaian kantor pemerintah dan swasta terkait dugaan mega korupsi Kerja Sama Operasi (KSO) PT Minyak dan Gas Bumi Perseroda Kota Bekasi bersama Pertamina EP dan Foster Oil and Energy Pte Ltd pada Rabu (17/9/2026).

Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mendesak penyidik Jampidsus tidak berhenti pada tindakan penyitaan dokumen semata.

Uchok meminta Kejagung segera memanggil pihak yang paling bertanggung jawab, termasuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) BUMD tersebut.

“Gimanapun juga, penyidik harus panggil dan periksa Kuasa Pemilik Modal (KPM)-nya. Jika Kantor Sekda dan Bagian Hukum saja sudah digeledah, maka logika hukumnya KPM harus diperiksa. Tidak ada kebijakan BUMD tanpa sepengetahuan dan persetujuan KPM,” tegas Uchok, Kamis (18/9/2026).

Soroti Keterlibatan Elite dan Jalan Panjang Kasus

Uchok menegaskan bahwa CBA sejak lama mendorong Kejaksaan Agung untuk membongkar tuntas skandal migas yang diduga menyeret jajaran elite pusat ini. Ia menilai penanganan kasus ini sudah terlalu lama mengambang sehingga mengaburkan daftar pihak yang diuntungkan maupun dirugikan.

Uchok meyakini direksi BUMD tidak mungkin mengambil langkah hukum strategis—termasuk melakukan kesepakatan perdamaian dengan Foster Oil—tanpa instruksi dan persetujuan KPM.

“Sebelumnya kan kami mendesak Kejaksaan untuk segera menetapkan tersangkanya. Tanpa persetujuan KPM, direksi BUMD tidak mungkin tidak tahu seputar KSO tersebut, apalagi sampai berani melakukan perdamaian,” tambah Uchok.

Respon Kejagung dan Temuan Enam Lokasi Penggeledahan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa tindakan penggeledahan sepenuhnya berada di bawah diskresi tim penyidik untuk melengkapi alat bukti.

Baca Juga :  Seleksi BIB Rampung, Penerima Beasiswa Diingatkan Tak Jadi Intelektual Menara Gading

Namun, Anang mengaku belum mengetahui jadwal pasti pemanggilan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto ke Gedung Bundar.

“Itu kewenangan penyidik, mana yang urgen dulu dari segi pembuktian. [Soal jadwal pemanggilan] belum tahu mas,” kata Anang singkat.

Langkah desakan CBA ini memperkuat temuan Siaran Pers Resmi Jampidsus Nomor PR-351/049/K.3/Kph.3/09/2026 yang mengonfirmasi penggeledahan di enam titik, yakni:
Kantor Sekretariat Daerah Kota Bekasi
Kantor Bagian Hukum Setda Kota Bekasi
Kantor Perseroda PT Migas Kota Bekasi
Kantor Foster Oil & Energy Pte. Ltd. (Sampoerna Strategic, Jakarta)
Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi

Dokumen Kunci Foster Oil Bongkar Kejanggalan Operasional

Penyidikan kasus ini semakin menguat seiring beredarnya Dokumen Pemberitahuan Resmi Foster Oil & Energy Pte Ltd tertanggal 16 Februari 2026. Dokumen tersebut menyatakan bahwa Foster Oil resmi melepas pengelolaan Area Operasi Jatinegara sejak 17 Februari 2026 dan menyerahkannya secara Own Operation kepada Pertamina EP.

Temuan surat ini menjadi bukti krusial bagi Jampidsus Kejagung untuk mengusut potensi penyimpangan aliran dana serta legalitas kerja sama yang merugikan keuangan daerah Kota Bekasi.

Berita Terkait

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara
Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan
Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin
Diduga Rusak Lahan Warga di Bojong Koneng, Sentul City Terancam Dipolisikan
​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!
Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?
Bawa Aspirasi Madura ke KPK, Mahasiswa Desak Tangkap Kepala Bea Cukai Novian Dermawan
Gila-gilaan Pakai Duit Publik Buat Main Golf, CBA Desak KPK Periksa Dirut & Komut Bank Mandiri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 16:51 WIB

Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:30 WIB

Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Jumat, 18 September 2026 - 15:47 WIB

Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?

Berita Terbaru