​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Skandal Penundaan Hak Pekerja: PT ESS Diduga Telantarkan Kompensasi Security Bankaltimtara!

3de228b02f62ea79823ae4938346049b

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bankaltimtara (Gambar: Istimewa)

Gedung Bankaltimtara (Gambar: Istimewa)

Koran Satu, Kutai Barat — Puluhan petugas keamanan (security) yang mengawal operasional Bankaltimtara Cabang Kutai Barat meluapkan kekecewaan mendalam terhadap pihak penyedia jasa ketenagakerjaan, PT Educera Sukses Sejahtera (PT ESS).

Perusahaan vendor tersebut diduga sengaja menunda pembayaran uang kompensasi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang menjadi hak sah para pekerja.

Seorang perwakilan security membeberkan bahwa perusahaan seharusnya mencairkan uang kompensasi PKWT tersebut sejak Juni 2026.

Namun, manajemen PT ESS terus mengulur waktu hingga September 2026 tanpa memberikan kepastian tanggal pembayaran.

Pihak manajemen vendor berdalih penundaan pencairan terjadi akibat kerumitan proses pengajuan internal perusahaan.

“Harusnya keluar bulan 6, tetapi ditunda sampai bulan 9. Alasannya pengajuan. Sampai sekarang belum ada informasi kapan tunjangan PKWT dibayarkan,” keluh salah satu petugas security Bankaltimtara.

Satu Tahun Memperjuangkan Hak Pekerja Tanpa Kejelasan

Para petugas security menegaskan telah menuntaskan seluruh kewajiban kerja mereka secara profesional di lapangan.

Keluhan penahanan hak keuangan ini bukan hal baru, melainkan telah menjadi tuntutan berulang yang pekerja suarakan selama kurun waktu hampir satu tahun terakhir.

Kasus penundaan pembayaran ini berdampak menyeluruh tanpa terkecuali. Seluruh personel security Bankaltimtara, baik yang bertugas di unit operasional konvensional maupun syariah, mengonfirmasi belum menerima serupiah pun uang kompensasi PKWT dari PT ESS.

Pekerja Kompak Boikot Kontrak Baru dan Minta Ketegasan Vendor

Sebagai bentuk perlawanan dan tuntutan tegas, seluruh petugas security mengambil sikap membentang blokade negosiasi.

Para pekerja menyepakati aksi mogok menandatangani perpanjangan kontrak kerja baru bersama PT ESS sebelum perusahaan menyelesaikan seluruh tunggakan kompensasi PKWT.

Para pekerja mendesak manajemen PT ESS segera menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Demo di Depan KPK, Aktivis Desak Penyidik Segera Tetapkan Haji Her Sebagai Tersangka

Mereka menyindir sikap PT ESS yang membiarkan persoalan kesejahteraan penderitaan pekerja ini berlarut-larut tanpa simpati dan kepastian hukum.

Berita Terkait

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara
Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan
Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin
Diduga Rusak Lahan Warga di Bojong Koneng, Sentul City Terancam Dipolisikan
Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?
Bawa Aspirasi Madura ke KPK, Mahasiswa Desak Tangkap Kepala Bea Cukai Novian Dermawan
Buntut Penggeledahan 6 Kantor Terkait Foster Oil, CBA Desak Kejagung Periksa Wali Kota Tri Adhianto
Gila-gilaan Pakai Duit Publik Buat Main Golf, CBA Desak KPK Periksa Dirut & Komut Bank Mandiri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Setahun Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp28,3 M, KCI Desak KPK Seret Satori dan Heri Gunawan ke Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 16:51 WIB

Pertumbuhan Laba BSI Anjlok Lebih dari 50 Persen, GSBK Desak BUMN Turun Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 02:30 WIB

Hasil Pekan Ketiga Super League: Madura United Menang, Arema FC Berbagi Poin

Jumat, 18 September 2026 - 17:04 WIB

​Diduga Tahan Duit Kompensasi PKWT, Security Bankaltimtara Kutai Barat Kompak Boikot PT ESS!

Jumat, 18 September 2026 - 15:47 WIB

Soroti Rapat Tertutup Dasco dan Elite Parpol, Pembahasan PT 5 Persen Jadi Jegal Manuver PSI?

Berita Terbaru