Koransatu.co, LEBAK – Pemahaman tentang koperasi dan ekonomi kerakyatan mengantarkan tiga siswa MTsN 1 Lebak meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian tingkat SLTP–SLTA se-Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (24/10/2026).
Prestasi ini memperlihatkan bahwa pembelajaran di madrasah dapat menjadi bekal bagi siswa untuk berkompetisi dalam bidang pengetahuan umum.
Tim yang terdiri atas Hanif Auliya Kamil, Erfa Fishirothil Aulia, dan Fachrina Bilqis tersebut berhasil menempati posisi teratas dalam kompetisi yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Lebak di Gedung Aula PKK Kabupaten Lebak.
Keberhasilan itu tidak diraih begitu saja. Persiapan dan pendampingan dari guru turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim hingga mampu tampil di arena perlombaan. Dua guru yang mendampingi mereka adalah Masitoh dan Ujang Baehakki.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Badrusalam, menyambut positif capaian tersebut. Ia menilai, kemenangan tersebut menjadi gambaran bahwa siswa madrasah memiliki potensi untuk berprestasi di berbagai bidang, tidak terbatas pada pendidikan agama.
“Selamat dan sukses kepada siswa-siswi serta pembina dari MTsN 1 Lebak. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan umum dan literasi ekonomi yang sangat baik. Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi madrasah lain di Kabupaten Lebak untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang,” ujar Badrusalam.
Sementara Kepala MTsN 1 Lebak, Yaya Mulyadi menyatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil ketekunan siswa dan persiapan yang dilakukan bersama guru pendamping. Ia berharap gelar juara tidak membuat para siswa berhenti berusaha, tetapi justru mendorong mereka untuk meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas kerja keras anak-anak serta para guru pendamping. Hasil ini adalah buah dari ketekunan dan persiapan yang matang,” terang Yaya.
Lebih lanjut Yaya berharap, kemenangan tersebut tidak membuat anak-anak cepat berpuas diri
“Sebaliknya harus menjadi pemicu semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan melangkah ke jenjang lomba yang lebih tinggi,” imbuh Yaya.
Sementara Guru pendamping, Masitoh, juga mengapresiasi kesungguhan ketiga siswa selama menjalani bimbingan. Menurutnya, mereka menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan mampu memperlihatkan penguasaan materi ketika mengikuti perlombaan.
“Anak-anak menunjukkan semangat belajar yang sangat luar biasa selama bimbingan. Kami sangat bangga melihat penampilan mereka yang tenang dan menguasai materi di panggung perlombaan. Semoga pengalaman ini memberikan dampak positif bagi karakter mereka serta menumbuhkan jiwa koperatif dan wirausaha sejak dini,” tutur Masitoh.
Bagi Hanif Auliya Kamil, kemenangan tersebut menjadi pengalaman membanggakan sekaligus motivasi untuk terus belajar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah membimbing tim selama persiapan.
“Kami sangat senang dan tidak menyangka bisa meraih Juara 1. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru pendamping yang selalu sabar membimbing kami. Harapan saya dan teman-teman, ilmu perkoperasian yang kami dapatkan ini bisa bermanfaat, serta kami bisa terus membanggakan nama MTsN 1 Lebak di perlombaan-perlombaan berikutnya,” kata Hanif.
Kata Hanif, prestasi tersebut diharapkan dapat memacu teman-teman siswa dan siswi lainnya di MTs N 1 Lebak untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan di luar kelas.
“Pengetahuan mengenai koperasi, semangat bekerja sama, dan jiwa kewirausahaan merupakan bekal yang relevan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan,” imbuhnya.
Lebih lanjut kata Hanif, bagi MTsN 1 Lebak, raihan juara tersebut menjadi dorongan untuk terus membuka ruang bagi siswa mengembangkan potensinya.
“Dan tentu sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang berpengetahuan luas, percaya diri, dan siap berkompetisi,” tandasnya.*







Komentar