Heboh! PR Putra Madura Sejati Diduga Fiktif dan Terlibat Jual-Beli Pita Cukai

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Gudang PR Putra Madura Sejati, Pakong, Pamekasan (Dok: Istimewa)

Diduga Gudang PR Putra Madura Sejati, Pakong, Pamekasan (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Pamekasan – Kelompok aktivis peduli hukum mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memeriksa secara menyeluruh aktivitas PR Putra Madura Sejati. Perusahaan rokok ini beroperasi di Dusun Sumber Raya Timur, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Para aktivis menyampaikan desakan tersebut menyusul adanya dugaan kejanggalan pada aktivitas penebusan pita cukai. Perusahaan rokok itu diduga menebus pita cukai dalam jumlah besar, namun angka tersebut terlihat tidak sebanding dengan realitas aktivitas produksi mereka di lapangan.

Otoritas terkait perlu segera menindaklanjuti dugaan tersebut melalui pemeriksaan yang transparan dan profesional. Audit menyeluruh menjadi sangat penting untuk memastikan keabsahan operasional perusahaan demi keterbukaan informasi.

“Bea Cukai harus melakukan audit dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan tersebut. Publik berhak mengetahui apakah jumlah pita cukai yang ditebus sejalan dengan kapasitas produksi dan distribusi yang berjalan,” ujar perwakilan aktivis dalam keterangan tertulisnya.

Pihaknya menambahkan bahwa pemerintah harus memperketat pengawasan terhadap industri rokok guna mencegah potensi penyalahgunaan pita cukai. Langkah tegas ini menjadi kunci utama agar industri hasil tembakau selalu berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak merugikan keuangan negara.

Selain menyoroti PR Putra Madura Sejati, para aktivis juga meminta Bea Cukai untuk menelusuri perusahaan-perusahaan rokok lain yang terindikasi memiliki pola serupa. Otoritas penegak hukum harus menjalankan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa tebang pilih demi menjaga integritas sistem cukai nasional.

“Kami mendorong Bea Cukai bertindak transparan dan profesional. Jika tidak menemukan pelanggaran, sampaikan hasilnya kepada publik. Namun jika ada indikasi pelanggaran, proses hukum harus tegak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Langkah pengawasan yang kuat diyakini akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang taat aturan. Sikap berani ini sekaligus melindungi penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas pengawasan cukai di lIndonesia.

Baca Juga :  Ketua Terpilih IKA-PMII Kota Malang Prioritaskan Integrasi Alumni dan Tata Kelola Organisasi

Berita Terkait

Angka Putus Sekolah Tembus 50 Persen, JAKDI Desak Gubernur Khofifah Copot Kadisdik Jatim
Fakta Persidangan Menguat, KPK Rangkai Konstruksi Suap Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan
Soroti Temuan BPK, MAKI Sumut Minta Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Bapenda
GP Ansor dan Banser Perkuat Pengamanan Muktamar Ke-35 NU
DETAK HARMONI: KKN UBK Ajak Warga Cegah Hipertensi dan Diabetes Sejak Dini
Bagaimana YBM PLN Bikin Anak Yatim Tomohon Tidak Tertinggal di Tahun Ajaran Baru
Krisis Air Melanda Pandeglang, Pemuda Berdampak Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
BRI Peduli Berbagi Sembako kepada Masyarakat Membutuhkan di Kabupaten Probolinggo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Angka Putus Sekolah Tembus 50 Persen, JAKDI Desak Gubernur Khofifah Copot Kadisdik Jatim

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Fakta Persidangan Menguat, KPK Rangkai Konstruksi Suap Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Soroti Temuan BPK, MAKI Sumut Minta Kejati Bongkar Dugaan Korupsi di Bapenda

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:04 WIB

GP Ansor dan Banser Perkuat Pengamanan Muktamar Ke-35 NU

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:22 WIB

DETAK HARMONI: KKN UBK Ajak Warga Cegah Hipertensi dan Diabetes Sejak Dini

Berita Terbaru