Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi SILIKON Bangga Kencana DPPKB Purwakarta

Sosialisasi SILIKON Bangga Kencana DPPKB Purwakarta

Koran Satu, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar kegiatan Sosialisasi Sinergitas Lintas Tokoh dalam meningkatkan Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (SILIKON Bangga Kencana).

Kegiatan ini dilangsungkan pada Senin, 21 September 2026 lalu,  bertempat di Aula DPPKB Kabupaten Purwakarta, Jalan Purnawarman Barat, Sindangkasih, Purwakarta. Dalam agenda tersebut tampak hadir juga, Sekda Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P.

Kepala DPPKB Kabupaten Purwakarta, Aan, S.Pdi., KP., M.Si., memimpin langsung jalannya agenda strategis ini yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan kualitas pembangunan keluarga di Bumi Purwakarta.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi dan pemangku kepentingan tingkat Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan daftar undangan, acara ini melibatkan Kepala Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), serta Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah (Bapperida).

Selain unsur perangkat daerah, hadir pula para Camat dari 17 kecamatan di Kabupaten Purwakarta, mulai dari Kecamatan Purwakarta, Campaka, Cibatu, Bungursari, Babakancikao, Jatiluhur, Sukasari, Plered, Tegalwaru, Maniis, Darangdan, Pasawahan, Pondoksalam, Wanayasa, Kiara Pedes, Bojong, hingga Sukatani.

Komitmen lintas sektor ini turut diperkuat dengan kehadiran pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan (seperti MUI, PCNU, Dewan Masjid Indonesia, dan Forum Gereja Purwakarta), pimpinan perguruan tinggi (Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta, STIE Wibawa Karta Raharja, serta Universitas Dr. Khez. Muttaqien), hingga pimpinan fasilitas kesehatan swasta di antaranya RS Rama Hadi, RS Bunda Fathia, dan RS Abdul Radjak.

Mengenal Lebih Dekat Program SILIKON Bangga Kencana

Program SILIKON didefinisikan sebagai upaya bersama lintas tokoh untuk mendukung Program Bangga Kencana melalui penyebaran informasi yang benar, edukasi, serta penguatan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  BRI Dorong Pertumbuhan UMKM Probolinggo melalui Penyaluran KUR

Sasaran utama sosialisasi ini mencakup Pasangan Usia Subur (PUS), remaja dan generasi muda, calon pengantin, keluarga yang memiliki balita, keluarga beresiko stunting, hingga kelompok kegiatan keluarga dan masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, program ini mengoptimalkan peran strategis dari berbagai elemen masyarakat, yang meliputi:

1. Tokoh Agama: Menyampaikan nilai-nilai agama pendukung keluarga berkualitas dan menjadi teladan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

2. Tokoh Masyarakat: Menggerakkan partisipasi aktif warga dan menjembatani komunikasi dengan pemerintah.

3. Pemerintah Desa/Kelurahan: Mendukung kebijakan program, menggerakkan kader, serta memfasilitasi kegiatan di wilayah masing-masing.

4. Tokoh Perempuan dan TP PKK: Mendorong peran perempuan serta mengedukasi kesehatan reproduksi, gizi keluarga, dan pencegahan stunting.

5. Tokoh Pemuda: Menjadi agen perubahan dan pelopor kepedulian remaja terhadap kesehatan reproduksi.

6. Kader dan Penyuluh KB: Berperan sebagai garda terdepan pelayanan dan pendampingan masyarakat.

7. Tenaga Kesehatan dan Mitra: Memberikan pelayanan KB yang aman dan berkualitas secara lintas sektor.

8. Cendekiawan dan Akademisi: Memberikan kajian, riset, serta rekomendasi berbasis data untuk inovasi kependudukan.

Adapun pelaksanaan sosialisasi ini bersifat fleksibel dan dapat dijangkau di berbagai lokasi, mulai dari kantor pemerintahan (kecamatan/desa), lingkungan masyarakat (posyandu, kampung KB, balai warga), sarana keagamaan (masjid, pesantren, majelis taklim), fasilitas kesehatan (puskesmas, klinik), hingga lingkungan pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi).

Bentuk kegiatannya pun bervariasi, mulai dari tatap muka, diskusi kelompok, dialog tokoh, penyuluhan, seminar, hingga pemanfaatan media sosial dan digital.

Pengenalan Maskot “Sosis Silikon” dan Edukasi Metode Kontrasepsi

Sebagai daya tarik edukatif, DPPKB Purwakarta turut memperkenalkan maskot “Sosis Silikon” (Sosialisasi Silikon).

Maskot ini merepresentasikan figur pelindung keluarga yang ramah, matang, dan penuh semangat mengampanyekan Program Bangga Kencana dengan pendekatan modern.

Baca Juga :  Bawa Inovasi ROV, Sepuluh Mahasiswa UMG Siap Bertanding di Final Kontes Kapal Indonesia 2026

Di samping itu, sosialisasi ini juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) guna membantu pasangan usia subur merencanakan kehidupan berkeluarga, mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran yang ideal, demi mewujudkan keluarga kecil bahagia menuju Indonesia Emas.

Masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan, yang meliputi: AKDR/IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), Implan (batang kecil di bawah kulit lengan), Suntik hormon berkala, Pil KB rutin, Kondom, MOW/Tubektomi (kontrasepsi mantap wanita) dan MOP/Vasektomi (kontrasepsi mantap pria).

Dengan berlandaskan pada regulasi nasional seperti UU No. 52 Tahun 2009, Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, hingga Peraturan Bupati Purwakarta terkait Program Bangga Kencana, kegiatan ini mengusung pesan bersama: “BERSAMA TOKOH, BERSAMA KELUARGA”.

Acara ditutup dengan gelora semangat khas daerah: “Berencana Itu Keren, Keluarga Berkualitas untuk Purwakarta Istimewa.”

Berita Terkait

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan
Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total
Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg
Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak
APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura
Semarak HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Nikah Massal Gratis, Bantu Pasangan Wujudkan Pernikahan
4.700 Anak Cilegon Belum Tersentuh PAUD, Bunda PAUD Dikerahkan hingga Kelurahan
33 Siswa Kota Tangerang Bertarung di OMI Banten 2026, Kemenag Kota Tangerang Support Full

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Bau Busuk di Saluran Warga, SPPG Karawang Wetan Milik Al- Jabbar Diduga Jadikan Got Pembuangan Limbah Cair, Ngaku Setoran 2juta Perbulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Kecam Keras Dampak Mematikan Sound Horeg, Para Ulama dan Tokoh Jember Tuntut Bupati Terbitkan Larangan Total

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ulama Pasuruan Ancam Cabut Dukungan Politik Jika Bupati Rusdi Tolak Tertibkan Sound Horeg

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Sambut HUT ke-15, NasDem Purwakarta Gelar Sunatan Massal bagi 164 Anak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:50 WIB

APMP Jatim Desak Polda Jatim Usut Dugaan Perdagangan dan Peleburan Emas Ilegal di Madura

Berita Terbaru