Hilirisasi Kelapa, Sawit, dan Gambir Bisa Hasilkan Rp35.000 Triliun, Mentan Amran: Setara 10 Kali APBN!

Setop Ekspor Bahan Mentah, Kemenan Sebut Hilirisasi 3 Komoditas Ini Bisa Lipat Gandakan APBN

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam acara Gandeng UGM Percepat Hilirisasi dan Inovasi Pertanian. (Dok: Istimewa)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam acara Gandeng UGM Percepat Hilirisasi dan Inovasi Pertanian. (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melontarkan target optimistis terkait masa depan komoditas perkebunan nasional. Amran mengklaim bahwa hilirisasi tiga komoditas perkebunan utama Indonesia yakni kelapa, minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), dan gambir berpotensi menghasilkan nilai ekonomi raksasa hingga mencapai Rp35.000 triliun.

Menurut Amran, Indonesia bisa meraup potensi tersebut jika berani menyetop ekspor komoditas dalam bentuk bahan mentah (raw material) dan mulai fokus mengolahnya menjadi produk turunan yang bernilai tambah tinggi di dalam negeri.

“Kalau kita hilirisasi tiga saja, CPO, kelapa kita nomor satu dunia, itu kita bisa rebut ini Rp35.000 triliun. Ini berapa kali APBN? 10 kali APBN,” tegas Amran dalam acara bertajuk Gandeng UGM Percepat Hilirisasi dan Inovasi Pertanian, Senin (29/6/2026).

Bongkar Potensi Raksasa Tiga Komoditas Utama

Dalam pemaparannya yang disiarkan lewat kanal YouTube Kementerian Pertanian, Amran membedah proyeksi nilai ekonomi dari ketiga komoditas unggulan tersebut jika digarap lewat jalur industri hilir:

Kelapa (Potensi Rp10.000 Triliun): Nilai ekspor kelapa Indonesia saat ini baru menyentuh angka Rp24 triliun. Padahal, dengan produksi mencapai 16,8 miliar butir, nilainya bisa melonjak 100 kali lipat jika diolah menjadi produk turunan premium seperti virgin coconut oil (VCO) dan santan kemasan (coconut milk).

Minyak Sawit / CPO (Potensi Rp15.000 Triliun): Emas cair Indonesia ini dinilai punya masa depan luar biasa jika diproses melampaui sekadar minyak goreng, contohnya diolah menjadi bahan baku produk perawatan kulit (skincare), tinta, hingga sabun.

Gambir (Potensi Rp5.000 Triliun): Indonesia sebenarnya menguasai 80 persen pasokan gambir dunia. Sayangnya, selama ini India yang justru paling banyak menikmati nilai tambahnya karena mengolah bahan mentah dari Indonesia.

Baca Juga :  Ratusan Demonstran Desak Mahkamah Agung Evaluasi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Solusi Indonesia Hadapi Krisis Global

Amran menegaskan bahwa peta jalan hilirisasi ketiga komoditas ini berjalan beriringan dengan arah kebijakan besar yang dicanangkan oleh Presiden. Langkah strategis ini tidak hanya akan memperkuat daya saing industri nasional dan mendongkrak pendapatan negara, tetapi juga memosisikan Indonesia sebagai pilar penting di kancah internasional.

Mentan optimistis, penguatan hilirisasi akan membuat ekonomi Indonesia tetap tangguh dan berdaulat di tengah bayang-bayang ketidakpastian dunia, mulai dari ancaman krisis pangan hingga krisis energi global.

“Kalau ini terjadi, dunia krisis energi, krisis pangan, krisis air, tiga-tiganya solusinya di Indonesia,” pungkas Amran secara optimistis.

Berita Terkait

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu
Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali
FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim
Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah
Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi
Perpres 107/2026 Alihkan Impor ke Negara: Apa yang Berubah dari Pertamina?
Dinilai Gagal Total Pimpin BUMN Telekomunikasi, FKK Desak Pencopotan Dirut Telkom Nanang Hendarno
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:09 WIB

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu

Minggu, 1 November 2026 - 09:53 WIB

Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi

Berita Terbaru