Skandal Sel Mewah Salemba: KCI Desak Kementerian Imipas Copot Kalapas Buntut Foto Ilegal Edward Soeryadjaya

Edward Soeryadjaya Bebas Pegang Ponsel, Menteri Imipas Diminta Tindak Tegas Jajaran Lapas Salemba

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba. (Dok: Istimewa)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba. (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Dugaan perlakuan istimewa terhadap narapidana kasus korupsi di dalam lembaga pemasyarakatan kembali memicu kecaman publik. Kali ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba menjadi sorotan tajam setelah beredarnya bukti foto yang memperlihatkan terpidana korupsi Edward Seky Soeryadjaya tengah menggunakan telepon seluler (ponsel) di dalam kamar selnya.

Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari Komunitas Cinta Indonesia (KCI) yang mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk segera mencopot Kepala Lapas (Kalapas) Salemba dari jabatannya karena dinilai lalai dalam mengawasi keamanan rutan.

Foto yang beredar luas di ruang publik tersebut memperlihatkan Edward tengah menikmati fasilitas komunikasi ilegal secara santai bersama sejumlah narapidana kasus narkotika. Temuan ini memperkuat kekhawatiran masyarakat sipil mengenai masih suburnya praktik diskriminasi hukum dan celah penyelundupan barang elektronik di lingkungan lapas.

Menanggapi skandal tersebut, KCI menilai pembiaran ini sebagai bentuk pelanggaran serius yang merusak integritas sistem peradilan dan reformasi birokrasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Kami dari Komunitas Cinta Indonesia mendesak Kementerian Imipas untuk segera mencopot Kalapas Salemba karena terbukti gagal menjaga integritas institusi. Beredarnya foto Edward Seky Soeryadjaya yang bebas memegang ponsel bersama narapidana narkoba ini menjadi bukti nyata adanya diskriminasi hukum dan dugaan praktik pungli yang sistematis. Jangan biarkan lapas menjadi hotel bintang lima bagi koruptor, sementara narapidana miskin diperlakukan tidak manusiawi. Ini jelas mencederai rasa keadilan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Ketua KCI, Moh. Aldy Maulana, Minggu (12/07/2026).

Selain KCI, desakan serupa juga datang dari Corruption Investigation Committee (CIC) yang meminta sanksi tegas diproses terhadap seluruh oknum petugas lapas yang terindikasi terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli). Pemerintah sendiri saat ini tengah mengoptimalkan Program Akselerasi guna membersihkan lapas dari peredaran narkoba dan gawai ilegal.

Baca Juga :  Di Tengah Gejolak Global, Hanni Nilai Ketahanan Energi Indonesia Semakin Teruji

Guna mendukung langkah bersih-bersih tersebut, masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan bukti pelanggaran secara anonim melalui kanal resmi seperti Lapor!, Whistleblowing System (WBS) Kemenkumham, serta Komnas HAM demi memastikan penegakan aturan yang adil dan transparan.

Berita Terkait

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!
Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!
Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi
Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah
Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG
Surat Berharga SDB MNC Bank Diduga Hilang, DPR Desak OJK Turun Tangan Usut Manajemen Risiko!
Perpanjangan Konsesi Tol CMNP Berpotensi Rugikan Negara Rp25 Triliun, IAW Desak Kejagung Turun Tangan!
Dugaan Korupsi Lahan PTPN dan Citraland Ditaksir Ratusan Triliun, DPR dan Kejagung Diduga Redam Kasus!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:11 WIB

Bareskrim Bidik Eks Dirut PTPN XI DP dan Direktur AT, Otak di Balik Korupsi Proyek PG Djatiroto Rp871 Miliar!

Jumat, 4 September 2026 - 14:37 WIB

Mobil Ditarik Paksa ACC Finance, Warga Kendari Polisikan Perusahaan Soal Pemalsuan Rangka dan Pelat!

Jumat, 4 September 2026 - 10:05 WIB

Buntut Laporan Pidana Penarikan Paksa Mobil, Pimpinan ACC Finance Kendari Terancam Diperiksa Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 18:37 WIB

Jejak Kejahatan Santoso Halim dan Sukoco Halim: Dari Perusahaan Abal-abal Hingga Kredit Bermasalah Bank Syariah

Kamis, 3 September 2026 - 11:01 WIB

Racun Berseragam Sertifikat : Wajah Asli Tata Kelola MBG

Berita Terbaru