Usai Asisten Raffi Ahmad, Kini Giliran Rekam Jejak Komisaris Krakatau Semen Indonesia yang Disorot Warganet

Heboh Komisaris Krakatau Semen Indonesia Ternyata Eks Copywriter Fashion, Warganet: Salfok!

5cc3f6674ad8de65983a714f805c70fc

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia, Ahmad Najmi Shahab. (Dok: Istimewa)

Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia, Ahmad Najmi Shahab. (Dok: Istimewa)

Koran Satu, Jakarta – Ruang media sosial belakangan ini terus diguncang oleh diskusi panas warganet mengenai jajaran Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Setelah polemik Mufli Budi Ananda asisten pribadi Raffi Ahmad yang diisukan menjadi Komisaris Krakatau Posco mencuat, kini publik menyoroti sosok Ahmad Najmi Shahab yang menduduki kursi Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia (KSI).

Warganet dibuat salah fokus (salfok) setelah melihat rekam jejak karier Ahmad Najmi yang terpampang di situs resmi korporasi. Sorotan tersebut mendadak viral usai akun Threads @yucupswag17 mengunggah tangkapan layar profil sang komisaris pada Minggu (28/6/2026).

“Bapak Ahmad Najmi Shahab, Komisaris PT Krakatau Semen Indonesia. Salah fokus sama jenjang karirnya, akun resmi Krakatau loh ini. Krakatau kenapa sih,” tulis akun tersebut dalam utasnya yang langsung menyedot perhatian publik.

Dari Tim Kreatif Relawan hingga Copywriter Fashion

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, profil Ahmad Najmi dalam situs resmi KSI tersebut memuat dua poin rekam jejak karier yang dianggap netizen tidak biasa untuk level dewan pengawas perusahaan semen.

Poin pertama tertulis ia pernah menjabat sebagai tim kreatif, sosial media, dokumentasi, dan editing video di Rumah Besar Relawan Prabowo pada tahun 2023. Sementara itu, poin kedua mencantumkan pengalaman kerjanya sebagai copywriting fashion dan content planner di PT Indomode Fashion pada tahun 2022.

Untuk latar belakang akademis, Ahmad Najmi merupakan lulusan S1 Ilmu Komunikasi dari Universitas Tama Jagakarsa lulusan tahun 2021. Kampus swasta yang berada di kawasan Jakarta Selatan tersebut mengantongi Akreditasi “Baik” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Tuai Reaksi Keras Publik, Profil Situs Resmi Mendadak Berubah

Utas yang menguliti profil Ahmad Najmi ini langsung diserbu warganet hingga menembus lebih dari 8.000 likes. Kolom komentar penuh dengan sindiran tajam mengenai standar penunjukan jabatan strategis di lingkungan anak usaha BUMN yang dinilai menabrak prinsip meritokrasi.

Baca Juga :  Sebut Kasus YTR Bukan Penyiksaan PBB, Komnas Perempuan Dikritik Keras Direktur ILRC

“Anak sosmed jadi komisaris perusahaan semen. Iri nggak kalian anak sosmed yang masih dikejar-kejar FYP?” sindir akun @hot*****s.

“S1 Teknik ITB, S2 Amerika cum laude terjebak nggak naik-naik jabatan, ini jadi komisaris,” tulis akun @cla********8. Aktris Nazira C. Noer bahkan ikut berkomentar, “Hahaha liat ini langsung meditasi biar nggak anger management.”

PT Krakatau Semen Indonesia sendiri merupakan perusahaan joint venture antara dua raksasa BUMN, yakni PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Perusahaan strategis ini memproduksi Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) sebagai bahan baku semen ramah lingkungan.

Menariknya, usai profil sang komisaris memicu kegaduhan, manajemen tampaknya langsung bergerak cepat. Berdasarkan pantauan pada Senin (29/6/2026) pagi, laman resmi PT Krakatau Semen Indonesia terpantau telah mengubah deskripsi tersebut. Riwayat kerja Ahmad Najmi sebagai tim kreatif relawan politik kini telah lenyap dan hanya menyisakan rekam jejaknya sebagai copywriter fashion di PT Indomode Fashion.

Berita Terkait

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu
Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali
FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim
Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah
Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi
Perpres 107/2026 Alihkan Impor ke Negara: Apa yang Berubah dari Pertamina?
Dinilai Gagal Total Pimpin BUMN Telekomunikasi, FKK Desak Pencopotan Dirut Telkom Nanang Hendarno
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munajat Santri untuk Negeri di Istiqlal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:09 WIB

Putusan MA soal Suket Gibran, Soleman Ponto Ulas Syarat Pendidikan dalam UU Pemilu

Minggu, 1 November 2026 - 09:53 WIB

Skandal Limbah Smelter Kuala Tanjung, FKK Desak Bareskrim dan Kejagung Periksa Direksi PT Inalum Tanpa Terkecuali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:33 WIB

FKK Desak KPK Usut Tuntas Menteri Berinisial “RAMA” yang Namanya Disebut dalam Sidang Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Dalang Suap Rp20,6 Miliar Terungkap: Dirut PT Oktasan Baruna Persada Tria Belltitonito Disebut Jadi Otak Penyerahan Uang ke Febrie Ardiansyah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Skandal Korupsi Tata Kelola Nikel: Kejagung Periksa Saksi ESDM Usai Tetapkan PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) Sebagai Tersangka Korporasi

Berita Terbaru