Seminar Internasional FEB UM Gresik Soroti Dampak Geopolitik terhadap Ekonomi Dunia

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Satu, Gresik – Perubahan peta geopolitik global yang semakin dinamis menjadi perhatian dalam International Seminar yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik (FEB UM Gresik), Selasa (30/6/2026). Forum yang mempertemukan akademisi dari empat negara itu membahas berbagai tantangan sekaligus peluang dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.

Seminar yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom tersebut mengangkat tema “Bridging the Divide: Harmonizing Geopolitical Interest for Sustainable Global Economic Growth.” Kegiatan ini diikuti mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi, dan masyarakat umum sebagai wadah berbagi gagasan mengenai perkembangan ekonomi internasional.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Khoirul Anwar, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan dan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global melalui penguatan kolaborasi lintas negara. Menurutnya, sinergi antarlembaga pendidikan menjadi modal penting untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dekan FEB UM Gresik, Dr. Sukaris, S.E., M.S.M., menyampaikan bahwa seminar internasional tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas memperluas jejaring akademik di tingkat global. Melalui kegiatan itu, fakultas berharap dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diskusi menghadirkan empat pembicara dari negara yang berbeda, yakni Dr. Tri Basuki Kurniawan, S.Kom., M.Eng., Ph.D. dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Azizova Nilufar Ikrom Qizi dari Kattakurgan State Pedagogical Institute, Uzbekistan, Jay Torrecillas dari University of Coventry, Inggris, serta Dr. Dien Mardhiyah, S.E., M.Si. dari Universitas Airlangga.

Beragam perspektif disampaikan para narasumber mengenai hubungan antara dinamika geopolitik, perkembangan dunia usaha, investasi, hingga agenda pembangunan berkelanjutan. Sesi diskusi dipandu Dr. Indro Kirono, Drs., Ec., M.M., yang mengarahkan dialog interaktif antara pemateri dan peserta.

Baca Juga :  BRI dan BRINS Serahkan Santunan Klaim Asuransi Kebakaran Mikro kepada Nasabah Terdampak di Desa Sade

Selain memperkaya wawasan mengenai isu ekonomi global, seminar ini juga menjadi sarana memperluas jejaring akademik internasional. FEB UM Gresik menilai kolaborasi lintas negara menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah, serta pertukaran akademik dengan berbagai mitra luar negeri.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional tersebut, FEB UM Gresik menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat internasionalisasi kampus. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing perguruan tinggi sekaligus memperluas kontribusi akademik dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi global.

Berita Terkait

Basnang Said Ajak Kementerian Lain Hidupkan BLK Pesantren
Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi
Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan
DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian
Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat
Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat
Dinilai Langgar Etika Pejabat Publik, Bapera Mubar Desak Gubernur Sultra Copot Kadis Pariwisata Ridwan Badallah
Lapas Kelas IIA Pontianak Diduga Masih Kebobolan Barang Terlarang, FKK Desak Pemeriksaan Menyeluruh Terhadap Kalapas Ridha Ansari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Harta Kekayaan Eks Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Disorot, FKK Desak Aphan Usut Tuntas Laporan Dugaan Korupsi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Presma UIN A.M. Sangadji: Pemuda Kerap Kehilangan Daya Kritis di Hadapan Kekuasaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23 WIB

DEMA UIN Siber Syekh Nurjati Bedah Relevansi Sumpah Pemuda di Tengah Persoalan Kekinian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Bahaya Laten Neo-Pamswakarsa dan Runtuhnya Ilusi Polri Bersama Rakyat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Akademisi IAIN Sorong Ingatkan Pemuda: Kritik Harus Punya Dasar Kuat

Berita Terbaru